Potretkata.co,BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang mengerahkan dua tim andalannya untuk menangani persoalan infrastruktur di dua lokasi berbeda.
Tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers) diterjunkan ke kawasan perumahan BSD, Jalan Cipto Mangunkusumo, untuk melakukan normalisasi parit. Sementara Tim Bontang Reaksi Cepat (BRC) bergerak menangani jalan berlubang di Jalan S. Parman, tepat di depan RSUD Bontang.
Kepala Dinas PUPR Bontang, Edy Prabowo, mengatakan penanganan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi infrastruktur yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
“Penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Kami berupaya agar persoalan seperti saluran tersumbat maupun kerusakan jalan bisa segera ditangani,” ujar Edy.
Di kawasan BSD, Tim Panbers melakukan pengerukan sedimen lumpur yang membuat daya tampung parit berkurang. Sampah yang menyumbat saluran juga dibersihkan agar aliran air kembali lancar.
Pengerjaan didukung satu unit dump truck untuk mengangkut material hasil pengerukan. Langkah ini dilakukan agar sedimen dan sampah yang telah diangkat tidak kembali menutup saluran atau mengotori lingkungan sekitar.
Normalisasi tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi terhadap potensi luapan air hujan maupun genangan di kawasan permukiman.
“Kami ingin saluran yang ada bisa berfungsi maksimal, terutama saat hujan. Karena itu, titik-titik yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan langsung kami tangani,” katanya.
Di lokasi berbeda, Tim BRC bergerak ke Jalan S. Parman, tepat di depan RSUD Bontang. Tim melakukan penambalan atau patching pada sejumlah titik jalan yang berlubang.
Lokasi tersebut menjadi perhatian karena merupakan salah satu akses penting menuju fasilitas kesehatan. Kondisi jalan yang berlubang dapat mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko bagi pengendara, termasuk kendaraan ambulans.
Perbaikan dilakukan untuk memastikan akses masyarakat menuju RSUD tetap aman dan lancar.
Edy juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika melintas di lokasi yang sedang dilakukan pekerjaan. Ia sekaligus meminta warga ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki.
“Jangan membuang sampah ke parit. Infrastruktur yang sudah dibersihkan dan diperbaiki harus kita jaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” pungkas Edy.
![]()







