Potretkata.co,BONTANG – AKBP Widho Anriano telah resmi melepaskan jabatannya sebagai Kapolres Kota Bontang. Ia kini menjabat sebagai Kabagbinkar RO SDM Polda Kaltim.
Perpisahannya dengan kota taman meninggalkan jejak prestasi membanggakan hingga beribu ucapan terimakaih dari berbagai elemen masyarakat.
Kepala Seksi Humas Polres Bontang, AKP Dany Purwantoro, mengatakan bahwa pihaknya nengadakan prosesi farewell parade sebagai bukti cerminan eratnya hubungan yang telah terbangun antara Polri dan masyarakat.
Pada kegiatan tersebut, seluruh personel Polres Bontang berdiri memberi penghormatan. Sementara itu, berbagai organisasi masyarakat, komunitas otomotif, ojek online, tokoh adat, hingga relawan datang dengan satu tujuan yaitu mengantar seorang pemimpin yang selama ini hadir bersama mereka.
“Semua hadir sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah ditorehkan selama memimpin Polres Bontang,” jelasnya, Selasa (14/7/2026)
Berdasarkan dari pantauan, terlihat pelukan hangat, jabat tangan yang tak kunjung usai, tepuk tangan, hingga senyum bercampur haru terekspresikan oleh seluruh orang.
AKP Dani menegaskan, selama kepemimpinan AKBP Widho Anriano, Polres Bontang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan humanis dan kolaborasi dengan berbagai elemen.
Mulai dari komunitas off-road, pengemudi ojek online, tokoh adat, hingga organisasi kemasyarakatan, seluruhnya menjadi bagian dari sinergi menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bontang.
Lebih lanjut, pemandangan masyarakat yang ikut mengantar hingga akhir menjadi bukti bahwa kepercayaan tidak dibangun dalam satu hari.
“Kecintaan ini lahir dari konsistensi, kepedulian, dan kehadiran nyata seorang pemimpin di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dirinya menyampaikan, kepindaham AKBP Widho Anriano memang menandai berakhirnya masa tugas di kota taman. Namun, nilai-nilai kepemimpinan, semangat pengabdian, dan keteladanan yang telah ditanamkan akan tetap hidup dalam setiap langkah pengabdian jajaran kepolisian.
Baginya, seorang pemimpin boleh berpindah tempat tugas. Tetapi jejak kebaikan yang ditinggalkannya akan terus hidup di hati orang-orang yang pernah merasakan kehadirannya.
![]()







