Kukar – Lomba Posyandu tahun ini membawa angin segar bagi masyarakat Kutai Kartanegara. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyiapkan Posyandu yang bukan lagi sekadar tempat menimbang balita, melainkan pusat pelayanan masyarakat yang memenuhi enam standar minimal pelayanan nasional.
“Kami tidak bisa lagi melihat lomba ini sebagai rutinitas tahunan,” kata Asri Riyandi Elvandar, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar pada Kamis (08/05/2025).
“Ini tentang kesiapan dan transformasi menyeluruh,” lanjutnya. Elvandar mengakui tantangan besar dalam memilih desa dan kelurahan yang tepat. Banyak yang belum siap secara lembaga dan layanan lintas sektor.
“Kami ingin Posyandu yang benar-benar mewakili wajah pelayanan dasar masyarakat Kukar,” ujar dia.
Enam bidang pelayanan yang harus dijalankan Posyandu menjadi tolok ukur utama yakni mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ketentraman dan sosial. Dengan standar ini, Posyandu menjadi pusat keberlangsungan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami berharap ini bukan hanya soal lomba, tapi langkah awal perubahan yang berkelanjutan,” tutup Elvandar. (Adv)
![]()







