Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berharap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945 mampu berkontribusi dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai nasionalisme, hingga pemberdayaan masyarakat. Kepengurusan pertama organisasi tersebut diharapkan dapat membangun fondasi yang kuat agar program kerja berjalan berkelanjutan.
Harapan itu disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin, dalam pelantikan pengurus DPC Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945 Kabupaten Kukar periode 2026–2031 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (10/10/2026).
Dalam sambutannya, Fathul menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia menilai pelantikan tersebut memiliki arti penting karena menjadi awal perjalanan kepengurusan yayasan di Kukar. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari ketua yayasan, kepengurusan tersebut juga disebut sebagai yang pertama di Indonesia.
“Bapak dan Ibu bukan hanya menerima amanah untuk menjalankan organisasi, tetapi juga sedang meletakkan fondasi, membangun tradisi, dan menentukan arah perjalanan organisasi ini ke depan,” ujar Fathul.
Ia menegaskan, pengurus pertama memiliki tanggung jawab untuk memastikan organisasi tidak sekadar berdiri secara administratif, tetapi juga aktif menjalankan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan, yakni Bersama Membangun Generasi yang Berkarakter, Berilmu, dan Berkontribusi untuk Negara. Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan yang memerlukan generasi muda berpengetahuan sekaligus memiliki karakter dan tanggung jawab sosial.
Fathul menjelaskan, kecerdasan dan pengetahuan perlu diimbangi dengan nilai kejujuran, etika, kepedulian, serta tanggung jawab. Tanpa karakter yang kuat, ilmu pengetahuan berisiko kehilangan arah. Sebaliknya, karakter juga perlu didukung pengetahuan agar mampu menjawab tantangan masyarakat.
Ia turut mengingatkan bahwa berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan, organisasi memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai perjuangan kemerdekaan, menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme, serta memperkuat persatuan.
Selain itu, yayasan diharapkan berperan melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, keagamaan, dan berbagai bidang lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Fathul mendorong pengurus DPC Kukar menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, mulai dari menjadikan pendidikan dan pembinaan generasi muda sebagai prioritas, memperkuat kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi, hingga membangun organisasi yang profesional, mandiri, dan berintegritas.
Fathul juga berharap yayasan dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dinilai penting agar program yang dijalankan dapat menjangkau kebutuhan warga secara lebih luas.
Dengan masa bakti hingga 2031, pengurus memiliki waktu untuk membangun fondasi organisasi sekaligus menunjukkan hasil kerja. Karena itu, pada tahun pertama, pengurus diharapkan segera melakukan konsolidasi, membangun jaringan, memetakan kebutuhan masyarakat, dan menetapkan program unggulan yang realistis serta terukur.
Dalam sambutannya, Fathul turut mengajak pengurus untuk meneladani perjuangan para pahlawan di Kutai Kartanegara, di antaranya Sultan Haji Muhammad Idris dan Musa bin Salim. Ia menyebut salah satu keturunan tokoh tersebut turut hadir dalam kegiatan pelantikan.
Melalui kepengurusan baru ini, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945 dapat mengambil peran dalam membentuk generasi yang berkarakter, berilmu, berdaya saing, menjunjung tinggi persatuan, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.(Adv)
![]()







