Potretkata.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sebagai dasar utama dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa program pembangunan tahun 2027, dirancang sebagai strategi untuk menjawab berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi daerah.
Ia menegaskan, seluruh usulan program yang dihimpun melalui Musrenbang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota, akan menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang ini akan menjadi dasar, dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, pemerintah akan mengalokasikan anggaran dengan mempertimbangkan kelayakan program serta kemampuan keuangan daerah. Hal ini dilakukan agar setiap program yang dijalankan benar-benar efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Seluruh perangkat daerah pun diminta, untuk mengakomodasi usulan tersebut ke dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2027. Penyusunannya harus mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Maka dari itu, kegiatan Musrenbang ini dimanfaatkan sebagai bahan usulan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan agar program-program prioritas daerah, dapat memperoleh dukungan pendanaan melalui APBD provinsi maupun APBN sesuai kewenangan masing-masing,” jelasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, sangat diharapkan pembangunan di Kota Bontang, dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
![]()







