Potretkata.co, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mencatatkan capaian positif dalam penilaian Indeks Profesionalitas ASN (IPASN) Tahun 2025 dengan nilai 86,5. Capaian tersebut dinilai tidak hanya mencerminkan kualitas aparatur, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.
Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan IPASN merupakan instrumen untuk mengukur seberapa profesional ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik. Oleh karena itu, nilai tinggi yang diraih Bontang harus diterjemahkan dalam bentuk layanan yang semakin baik.
Menurutnya, profesionalitas ASN berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. ASN yang kompeten, disiplin, dan berkinerja baik akan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel kepada masyarakat.
Penilaian IPASN sendiri mencakup empat dimensi utama, yakni kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin. Keempat dimensi tersebut saling terkait dan menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang melayani.
“Dimensi kinerja memiliki kontribusi paling besar dalam IPASN, karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas harian ASN di masing-masing perangkat daerah,” jelasnya, Sabtu (17/1/2026).
Melalui penilaian kinerja yang terukur, ASN dituntut untuk bekerja sesuai target dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Hal ini mendorong perubahan pola kerja ASN menjadi lebih profesional dan berorientasi hasil.
Dampak dari sistem tersebut, lanjut Sudi, mulai dirasakan masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih tertib, kepastian prosedur, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Tujuan utama dari capaian IPASN ini bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi memastikan ASN benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas,” tutupnya. (Rae)
![]()







