Potretkata.co, Bontang – Kodim 0908/Bontang menerima kunjungan Tim Pengawas Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari Kodam VI/Mulawarman (VI/Mlw) untuk meninjau langsung progres pembangunan gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di wilayah Kodim 0908 Kota Bontang, Selasa (20/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan secara menyeluruh di setiap titik pembangunan KDKMP yang berada di wilayah teritorial Kodim 0908/Bontang. Total terdapat 47 titik pembangunan gedung KDKMP, dengan rincian 15 titik di Kota Bontang dan 32 titik di wilayah Kukar.
Danramil 01/Loktuan Kodim 0908/Bontang, Kapten Arhanud Jhon Bay, menjelaskan bahwa hingga saat ini 13 gedung telah terbangun, dengan progres bervariasi. Pembangunan tersebar di empat koramil wilayah Kodim 0908 Bontang, yakni Koramil 01/Loktuan sebanyak 3 titik, Koramil 02/Muara Badak 5 titik, Koramil 03/Anggana 2 titik, serta Koramil 04/Marangkayu 4 titik.
“Untuk Kota Bontang sendiri, pembangunan difokuskan di lahan milik pemerintah yang berada di Bontang Lestari (Bonles), Guntung, dan Telihan. Saat ini 14 titik sudah dalam proses pembangunan, dengan sebagian masih tahap fondasi untuk keseluruhan di wilayah Kodim 0908 Bontang” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap gedung KMP dibangun dengan ukuran 20 x 30 meter di atas lahan seluas 900 meter persegi yang berlokasi strategis dan merupakan aset pemerintah daerah, sisanya untuk mengakomodasi area parkir, namun keterbatasan lahan di beberapa wilayah menjadi tantangan tersendiri.

“Gedung ini nantinya tetap menjadi aset pemerintah daerah dan diharapkan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). TNI dalam hal ini hanya berperan sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta memastikan pembangunan Koperasi Merah Putih berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Lebih jauh, ia juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Bontang dapat memberikan dukungan maksimal terkait ketersediaan lahan untuk pembangunan KDKMP ke depan.
“Dari target 15 titik pembangunan di Kota Bontang, saat ini baru 3 titik yang sudah disurvei. Harapan kami, 12 titik sisanya bisa segera didukung dan difasilitasi oleh Pemkot Bontang, sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana,” sebutnya.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, Kodim 0908/Bontang juga berharap adanya sinergi dari pihak industri, seperti PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan Badak LNG, khususnya dalam membantu penyediaan atau pemanfaatan lahan yang memungkinkan.
“Kolaborasi antara Pemkot, BUMN, dan BUMD sangat dibutuhkan agar program Koperasi Merah Putih ini bisa berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Kolonel Yudha Saktie dari Kodam VI/Mlw selaku Tim Pengawas Pembangunan KDKMP menyampaikan bahwa secara umum progres pembangunan di wilayah Kodim Bontang menunjukkan perkembangan positif.
“Progresnya bervariasi. Sebagian akan diresmikan pada akhir Januari, sementara sisanya diperkirakan rampung pada akhir Februari hingga Mei 2026, tergantung kondisi lapangan,” ungkapnya.
Menurutnya, tantangan utama pembangunan KDKMP di Kalimantan, termasuk Bontang, adalah ketersediaan lahan.
“Kesulitan lahan bukan hanya di Bontang. Di daerah lain seperti Tarakan dan Samarinda juga sama, ada lahan rawa dan gambut. Namun tetap harus ada upaya agar pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat kendala, pembangunan harus tetap mengutamakan kualitas.
“Material tidak ada masalah, tetapi pengerjaan tidak boleh asal-asalan. Kualitas bangunan harus terjaga,” katanya.
Pembangunan KMP di wilayah Bontang dimulai secara bertahap, yakni Bontang Lestari pada 23 Desember 2025, Guntung pada 8 Januari 2026, dan Telihan pada 15 Januari 2026. Setiap gedung nantinya akan diserahkan dalam kondisi siap pakai, lengkap dengan lantai, meja, kursi, dan rak, namun belum termasuk stok sembako.
Program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, menyediakan pusat distribusi kebutuhan pokok, serta menjadi penggerak ekonomi lokal di tingkat desa dan kelurahan.
“Target akhirnya seluruh KDKMP di wilayah Kodim 0908/Bontang dapat selesai dan beroperasi pada April hingga Mei 2026,” pungkas Kapten Arhanud Jhon Bay. (Rae)
![]()







