Latestbontang.co,BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa persoalan kesehatan mental remaja, menjadi isu utama yang harus segera ditangani secara serius dan menyeluruh.
Menurutnya, berbagai faktor turut mempengaruhi kondisi tersebut, mulai dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis, minimnya komunikasi berkualitas antara orang tua dan anak, hingga pengaruh media sosial yang semakin kuat di kalangan remaja.
Selain itu, Neni turut menyoroti akan pentingnya peran sekolah sebagai garda terdepan, dalam mendeteksi dan menangani permasalahan remaja. Para guru diharapkan lebih peka terhadap perubahan perilaku siswa, serta mampu memberikan pendampingan yang tepat sesuai kebutuhan.
“Selain di lingkungan rumah tempat tinggalnya, peran guru di sekolah juga terbilang sangat penting. Bagaimana cara menyikapi dan menyadari akan perubahan perilaku yang siswa-siswinya perlihatkan,” ucapnya, Rabu (8/4/2026).
Mengenai hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong penguatan edukasi di kalangan pelajar, termasuk pendidikan kesehatan reproduksi. Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan media sosial, dinilai perlu ditingkatkan guna meminimalisir dampak negatif bagi perkembangan anak.
Di akhir penyampaiannya, Neni mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga lingkungan sekitar, untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan suportif bagi tumbuh kembang anak di Kota Bontang.
“Peran kita semua sangat penting dalam memastikan generasi muda tumbuh dengan sehat, baik secara fisik maupun mental,” pungkasnya.
![]()







