KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik segera bekerja dan menghadirkan inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka juga diminta memastikan target program Kukar Idaman Terbaik tetap berjalan sesuai arah pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Aulia saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar, Jumat (23/10/2026). Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong, termasuk akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
Menurut Aulia, pengisian jabatan diperlukan agar pelaksanaan tugas pemerintahan tidak terhambat. Keberadaan pejabat pada posisi yang sesuai diharapkan menjaga kesinambungan program serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap roda organisasi tidak terhenti dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Aulia.
Ia menekankan pentingnya kemampuan pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Selain memahami tugas dan fungsi jabatan, mereka diharapkan mampu mengenali persoalan di unit kerja dan mencari solusi yang efektif.
Aulia juga mendorong para pejabat untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif. Menurutnya, ide dan inovasi diperlukan agar berbagai persoalan di perangkat daerah dapat ditangani dengan lebih baik.
“Harapan kami, para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan situasi dan lingkungan kerja yang baru. Mereka juga diharapkan melahirkan pemikiran dan ide-ide inovatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan di organisasi perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” katanya.
Selain peningkatan kinerja internal, Aulia mengingatkan bahwa setiap pejabat memiliki tanggung jawab dalam mendukung visi pembangunan Kukar melalui program Kukar Idaman Terbaik periode 2025–2030.
Ia meminta target program tersebut tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan begitu, kebijakan dan kegiatan yang dijalankan masing-masing perangkat daerah dapat berkontribusi terhadap sasaran pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
“Sekali lagi, mereka harus menjaga target kinerja program Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2025–2030, sehingga manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam pelantikan tersebut, Ersianli, S., M.M., dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Sosial, sedangkan Lucy Yulidasari, MPSI, menjabat Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Di lingkungan RSUD Haji Muhammad Parikesit, Nur Nurleli Triwahyuni, SKep, MKEP, dilantik sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan. Sementara itu, Dr. Rianto, SPKK, MKes, menjabat Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan.
Pada perangkat daerah lainnya, Aspiadi Yuspian Handani, Eswut, dilantik sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah. Rindang Lesmana, ASKOM, dipercaya sebagai Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
Selanjutnya, Ismail Eendi, Esos, M.H., menjabat Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM; Muhammad Saidar, S., M.M., sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Ahmad Supriade, Esos, M.M., sebagai Kepala Bidang Anggaran BPKAD; serta Yoga Jati Nugraha, SKOM, sebagai Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset BPKAD.
Adapun Dr. Gigi Haryo Santoso dilantik sebagai Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan.
Melalui pengisian jabatan tersebut, Pemkab Kukar berharap kinerja organisasi semakin optimal. Para pejabat baru diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional, memperkuat inovasi, dan menjaga agar pelayanan publik tetap menjadi bagian utama dari pelaksanaan program pembangunan daerah.(adv)
![]()







