BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mematangkan pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 untuk jenjang SD/MI. Tahun ini, sebanyak tujuh cabang lomba dipastikan siap dipertandingkan.
Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahean, mengatakan seluruh mekanisme pelaksanaan telah disusun secara berjenjang dan sistematis. Mulai dari tingkat sekolah hingga ke tahap seleksi berikutnya.
Adapun tujuh cabang lomba yang akan digelar meliputi Gambar Bercerita, Menyanyi Solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, dan Tari.
“FLS3N ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni dan sastra sejak dini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta yang diperbolehkan mengikuti lomba adalah siswa aktif kelas 3, 4, dan 5 saat proses pendaftaran. Setiap sekolah juga diberi kuota maksimal dua peserta di masing-masing cabang lomba.
Dalam pelaksanaannya, seleksi akan dimulai dari tingkat sekolah. Pihak sekolah diminta melakukan penjaringan dan seleksi internal untuk menentukan perwakilan terbaik sebelum didaftarkan ke sistem nasional.
“Setelah diseleksi di sekolah, operator akan mendaftarkan peserta melalui portal resmi FLS3N,” jelasnya.
Sementara itu, Disdikbud Bontang juga telah menggelar rapat koordinasi persiapan pada Selasa (14/4/2026). Sejumlah hal strategis dibahas, mulai dari penentuan jadwal dan lokasi lomba, pembentukan panitia, hingga teknis penilaian dan kesiapan sarana prasarana.
Melalui persiapan ini, Disdikbud berharap pelaksanaan FLS3N tahun ini berjalan optimal dan mampu mencetak siswa berprestasi yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Harapannya, Bontang kembali melahirkan perwakilan terbaik hingga ke tingkat nasional seperti tahun sebelumnya,” pungkasnya.(adv)
![]()







