BONTANG – Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026 jenjang SMP/MTs di Kota Bontang mulai dipersiapkan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menetapkan delapan cabang lomba yang akan menjadi ajang unjuk bakat pelajar tahun ini.
Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahean, mengatakan ajang ini menjadi ruang strategis untuk menjaring sekaligus mengasah potensi seni siswa di tingkat SMP.
“Ada delapan kategori yang akan dipertandingkan tahun ini, mulai dari seni pertunjukan hingga kreativitas musik,” ujarnya,
Adapun cabang lomba yang disiapkan meliputi ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, tari kreasi, serta kreativitas musik tradisional.
Menurut Okto, mekanisme seleksi tetap dilakukan secara berjenjang. Tahap awal dimulai dari masing-masing sekolah yang bertugas menjaring peserta terbaik sebelum dikirim ke tingkat berikutnya.
Ia menegaskan, sekolah memiliki peran penting dalam memastikan kualitas peserta. Sebab, perwakilan yang dikirim diharapkan benar-benar siap bersaing hingga ke tingkat lebih tinggi.
Selain itu, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta. Di antaranya belum pernah meraih juara pertama FLS3N tingkat nasional pada cabang dan jenjang yang sama di tahun sebelumnya.
“Peserta juga harus merupakan siswa aktif kelas 7 atau 8 saat proses pendaftaran berlangsung,” jelasnya.
Melalui persiapan ini, Disdikbud Bontang berharap FLS3N 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan kreativitas pelajar di bidang seni.
“Harapannya, dari sini lahir talenta-talenta terbaik yang bisa mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional,” pungkasnya.(adv)
![]()







