Potretkata.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menunda sejumlah program pembangunan non prioritas, sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran di tengah kondisi fiskal yang terbatas.
Selain pengembangan Waduk Kanaan, program lain yang turut ditangguhkan antara lain pembangunan fasilitas olahraga mini soccer, serta rencana pembelian mess di Jakarta. Untuk kebutuhan mess, pemerintah memilih tetap menggunakan skema sewa yang dinilai lebih hemat dibandingkan harus membeli aset baru.
“Kita cari yang lebih murah saja. Yang penting pelayanan untuk masyarakat tetap berjalan,” ujar Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, keputusan penundaan ini bukan berarti pembangunan dihentikan sepenuhnya. Sehingga Pemkot Bontang tetap membuka peluang, agar proyek-proyek tersebut dapat dilanjutkan di masa mendatang, terutama jika terdapat dukungan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan stabilitas fiskal agar tidak menimbulkan beban di kemudian hari.
“Meskipun sejumlah program ditunda, pelayanan publik kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, serta tidak akan terganggu oleh kebijakan efisiensi anggaran ini,” tutupnya.
![]()







