Bontang – Sebanyak 25 perusahaan masuk dalam daftar yang bakal dimitrakan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Kota Bontang, Karel, menjelaskan proses administrasi saat ini tengah berjalan dan akan diteruskan kepada perusahaan-perusahaan tersebut.
“Sementara ada 25 perusahaan yang kita sudah siapkan, kita sedang buatkan surat untuk dikirimkan ke mereka,” ujarnya kepada media ini, Senin (17/11/2025).
Dia bilang, perusahaan yang akan dimitrakan dengan UMKM bukan dari subkontraktor, melainkan perusahaan besar. Daftar itu merupakan entitas industri yang beroperasi di Kota Bontang dan memiliki kebutuhan operasional cukup besar untuk menyerap produk maupun layanan UMKM lokal.
“Daftarnya sudah ada, perusahaan besarnya bukan subkonnya,” jelas Karel.
Menurut Karel, kemitraan ini menjadi salah satu langkah agar perusahaan tidak hanya beroperasi di daerah, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal.
Melalui pola kemitraan ini, lanjutnya, UMKM diharapkan bisa mendapatkan pesanan tetap serta ruang untuk mengembangkan kapasitas usahanya.
“Supaya mereka, usaha besar ini, bermitra dengan pelaku usaha kecil dan mikro,” tandasnya.(Adv)
![]()




