SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal dengan berbagai pelatihan berbasis kebutuhan industri. Salah satu langkah terbarunya adalah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tips dan Trik Psikotes untuk Pencari Kerja yang digelar di Pelangi Room Hotel Royal Victoria.
Kegiatan ini diikuti 112 peserta yang merupakan calon tenaga kerja muda potensial dari berbagai wilayah di Kutim. Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar peserta mampu menghadapi proses seleksi perusahaan dengan lebih siap dan percaya diri.
“Pelatihan ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi psikotes perusahaan,” ujarnya.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan materi lengkap mulai dari membangun kepercayaan diri, memahami jenis-jenis tes psikologi, hingga praktik wawancara. Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah motivasi bertema “Membangun Kepercayaan Diri dan Siap Menghadapi Seleksi Kerja” yang dibawakan oleh narasumber dari PEBS FEB UI, Girisusilohadi Joko Purnomo.
Materi lainnya mencakup pelatihan tes IQ, teknik merancang CV yang menarik, tes gambar, serta simulasi wawancara psikotes yang biasa menjadi penentu akhir dalam proses rekrutmen perusahaan.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai pelatihan semacam ini mampu menghapus pandangan negatif bahwa tenaga kerja lokal tidak mampu bersaing dengan pekerja dari luar daerah.
Mahyunadi berharap agar perusahaan di Kutim memberikan kesempatan lebih luas bagi tenaga kerja lokal. “Kami ingin pelatihan ini menjadi bukti bahwa anak-anak Kutim juga memiliki kualitas yang siap bersaing,” katanya.
Salah seorang peserta, Kia, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ia menilai pelatihan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi seleksi kerja di masa depan. “Saya tahu kegiatan ini dari media sosial dan harus melalui proses seleksi. Ini pengalaman yang berharga bagi saya,” tuturnya.
Dengan berakhirnya Bimtek, para peserta diharapkan siap menghadapi dunia kerja dengan kemampuan yang lebih matang, berdaya saing, dan berkarakter unggul.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







