Kukar – Pemerintah Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, menyiapkan kawasan khusus untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2025. Kawasan tersebut akan dipusatkan di sekitar kantor desa, yang dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, mengatakan pembangunan kawasan UMKM ini bertujuan mendukung pelaku usaha lokal agar lebih mudah memasarkan produk serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kami merencanakan pembangunan 6 unit blok jualan di depan kantor desa. Lokasi ini strategis karena dekat rumah sakit dan fasilitas umum lainnya,” ujar Supian.
Selain blok jualan, pemerintah desa juga berencana membangun ruko di lahan milik Pemda yang ada di kawasan tersebut. Ruko tersebut nantinya akan disewakan kepada masyarakat dan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak aset Pemda. Jika disetujui, ruko ini bisa menambah PAD sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, produk UMKM yang berkembang di Desa Teluk Dalam salah satunya adalah amplang walet yang cukup dikenal masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen mendukung pengembangan usaha tersebut melalui bantuan peralatan produksi pada tahun mendatang.
“Kami ingin pelaku UMKM semakin berkembang. Jika tahun ini belum ada anggaran, insya Allah tahun depan bisa kami dukung melalui bantuan peralatan,” tambah Supian.
Dengan adanya kawasan UMKM ini, diharapkan masyarakat Desa Teluk Dalam memiliki akses lebih mudah untuk memasarkan produk, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan. (Adv)
![]()







