Potretkata.co, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Taqwa Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (23/2/2026) malam, bertepatan dengan malam ke-6 Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah yang memadati masjid dalam suasana penuh khidmat.
AH sapaan akrabnya tersebut menyampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memakmurkan masjid pada malam yang penuh berkah tersebut.

“Perkenankan saya menyampaikan salam serta ucapan terima kasih kepada segenap pengurus, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaah Masjid At-Taqwa yang telah berkenan hadir dan bersama-sama kita memakmurkan rumah Allah pada malam yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah, ampunan, dan memiliki keistimewaan bagi umat Islam. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan harus terinternalisasi secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu, jika nilai-nilai yang terkandung di dalam bulan suci Ramadan terinternalisasi secara konsisten, maka nilai-nilai tersebut akan tercermin dalam cara kita bermasyarakat, menjalankan tugas dan amanah yang kita emban bersama, serta menghadirkan dialektika antara dimensi vertikal hablum minallah dan dimensi horizontal hablum minannas secara simultan,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa internalisasi nilai takwa menjadi landasan etis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Bontang. Nilai-nilai Ramadan, kata dia, relevan dan kontekstual dalam setiap program serta kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, AH memaparkan sejumlah capaian dan program prioritas Pemerintah Kota Bontang di berbagai sektor. Di bidang kesehatan dan sosial, angka stunting berhasil ditekan dari 21,4 persen menjadi 17,44 persen, dengan target 12,5 persen pada tahun berikutnya. Upaya tersebut didukung penguatan Posyandu serta bantuan premi bagi keluarga rentan.
Pada sektor pendidikan, pemerintah memberikan seragam sekolah gratis dan beasiswa UKT bagi mahasiswa.
Sementara di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan, angka pengangguran mengalami penurunan dan realisasi investasi mencapai Rp821 miliar.
Dalam tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas layanan publik terus dilakukan dan membuahkan berbagai penghargaan tingkat regional.
Untuk infrastruktur, pemerintah memprioritaskan pengendalian banjir, perbaikan drainase, peningkatan keamanan ruang publik, serta pembangunan jembatan di Kelurahan Guntung.
Adapun dalam inovasi daerah, Pemkot tengah menyusun peta jalan sistem inovasi dan pengembangan IPTEK sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
“Seluruh program tersebut merupakan komitmen moral dan tanggung jawab konstitusional Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana visi yang tercantum dalam RPJMD Kota Bontang Tahun 2025–2029,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata. Partisipasi dan pengawasan masyarakat dinilai menjadi unsur penting dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas kebijakan.
“Oleh karena itu, melalui momentum bulan suci Ramadan ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan Kota Bontang,” pungkasnya.
Pada akhir kegiatan, mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, AH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid At-Taqwa sebesar Rp100.000.000 sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. (Rae)
![]()







