BONTANG – SDN 008 Bontang menerapkan metode praktik langsung dalam pembelajaran seni budaya dengan menampilkan tari daerah Nusantara oleh siswa kelas III, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ini diikuti seluruh siswa kelas III. Mereka tampil berkelompok membawakan beragam tarian dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala SDN 008 Bontang Utara, Masitah, mengatakan metode praktik dipilih agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menampilkan langsung materi yang dipelajari.
“Ini kami manfaatkan sebagai momen pembelajaran. Seluruh siswa kelas III ikut menari secara berkelompok. Kami nilai kekompakan hingga bagaimana mereka membawakan tarian dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penampilan tari tersebut sekaligus menjadi bagian dari penilaian mata pelajaran kesenian. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melihat potensi siswa di bidang seni.
Menurutnya, sekolah berupaya melakukan pembinaan sejak dini dengan menjaring siswa yang memiliki bakat untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Regenerasi itu penting. Kami ingin menciptakan anak-anak yang berbakat. Jadi bukan sekadar penilaian, tapi juga melihat potensi diri mereka untuk ke depan,” terangnya.
Salah satu orang tua siswa, Ani, mengaku senang melihat anaknya tampil membawakan tari daerah. Ia menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri anak.
“Saya senang melihat anak saya berani tampil di depan banyak orang. Ini bagus untuk melatih kepercayaan diri mereka,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi sekolah untuk mengasah bakat seni siswa sejak dini sekaligus menyiapkan mereka tampil di ajang perlombaan ke depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya penguatan pendidikan seni dan budaya di sekolah.
“Ini menjadi bagian dari pembinaan bakat seni dan budaya sejak dini,” pungkasnya.(adv)
![]()






