Jumat, 7 Agustus 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Berita

Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

Reading Time: 3 mins read
A A
7 Agustus 2026
Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

 

Potretkata.co,MAHAKAM ULU – Musim kemarau panjang kembali berdampak pada kelancaran transportasi di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Akibat menyusutnya debit air Sungai Mahakam, jalur transportasi logistik terhambat dan memicu lonjakan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.

Dua pemuda asal Kecamatan Long Apari, Benediktus Sava dan Kornelius Zivan Lie Aran, angkat bicara menyuarakan persoalan yang dihadapi masyarakat perbatasan. Keduanya menegaskan bahwa kesulitan tahunan ini merupakan masalah struktural yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

Menurut Benediktus Sava, kemarau bagi warga perbatasan berdampak langsung pada terisolasinya wilayah mereka. Sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini, mobilitas dan pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat perbatasan masih bergantung sepenuhnya pada jalur sungai.

“Sungai Mahakam adalah urat nadi transportasi kami. Mulai dari urusan pemenuhan pangan harian seperti pergi berladang menggunakan perahu ketinting, hingga angkutan logistik berskala besar yang dibawa dengan perahu longboat oleh pelaku usaha, semuanya melewati sungai. Begitu debit air menyusut dan memicu riam dangkal yang sulit dilewati, jalur transportasi langsung lumpuh dan memutus aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Sava saat dihubungi, Jumat (7/8).

Terganggunya jalur logistik sungai memicu kelangkaan barang pokok yang langsung memberatkan masyarakat di Long Apari. Berdasarkan informasi terbaru dari lapangan, harga beras kini melonjak hingga menyentuh angka Rp 1.000.000 per karung. Kondisi tersebut diperparah dengan harga gas LPG 3 kg subsidi yang harus ditebus warga seharga Rp 750.000. Sementara itu, Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi modal utama untuk penggerak transportasi dan mesin usaha ikut mengalami kenaikan hingga Rp 30.000 per liter.

Sava menilai tingginya harga komoditas ini merupakan cerminan dari ketertinggalan infrastruktur yang mendasar di perbatasan. Warga hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan yang memadai, sarana pendidikan yang layak, serta minimnya jaringan komunikasi.
Sebagai langkah konkret, Sava mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan jalan darat yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten langsung menuju perbatasan di Kampung Long Apari.

“Jalur darat menawarkan kepastian distribusi logistik yang tidak bisa diberikan oleh sungai karena jalurnya bisa dirawat dan dikontrol oleh manusia. Dengan adanya jalur darat, ketergantungan pada faktor cuaca bisa dipangkas sehingga kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga di setiap musim kemarau,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang merata merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memanusiakan warga di perbatasan.

Senada dengan Sava, Kornelius Zivan Lie Aran menyuarakan kritik terhadap lambatnya realisasi pembangunan di tanah kelahirannya. Zivan menekankan bahwa masyarakat perbatasan tidak sedang meminta belas kasihan, melainkan menuntut hak konstitusi yang sama sebagai warga negara.

“Kami anak perbatasan NKRI, bukan anak tiri. Long Apari adalah bagian sah dari kedaulatan negara ini. Namun setiap kali kemarau tiba, kami harus menghadapi krisis pangan dan harga yang tidak masuk akal. Selama ini kami tetap setia menjaga kelestarian hutan dan tapal batas negara agar Merah Putih tetap berkibar di ujung negeri,” kata Zivan.

Zivan juga mempertanyakan efektivitas distribusi subsidi pangan dan energi yang belum menyentuh masyarakat Long Apari secara merata, sehingga memicu biaya hidup yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah perkotaan.

“Di mana kehadiran negara saat kapal logistik tidak bisa masuk ke Mahakam? Di mana subsidi yang hakiki untuk rakyat saat warga perbatasan harus terbebani harga beras satu juta dan LPG 750 ribu? Kami hanya menuntut janji pembangunan yang berkeadilan,” lanjutnya.

Ia mengingatkan bahwa ketimpangan geografis ini tidak boleh terus dibiarkan tanpa solusi nyata. Alasan mengenai akses sulit seharusnya bisa diselesaikan jika ada komitmen kuat dari pemerintah untuk membuka keterisolasian daerah. Jika absennya pelayanan publik dan infrastruktur dasar ini dibiarkan berlarut-larut setiap tahunnya, dikhawatirkan akan memicu titik jenuh sosial di tengah masyarakat.

“Menjaga kesetiaan di tengah beban ekonomi yang berat ini adalah ujian moral yang besar bagi warga. Kami bukan meminta pisah, kami menuntut kehadiran negara secara utuh melalui pembangunan infrastruktur jalan darat dan pemenuhan hak-hak dasar yang layak,” pungkas Zivan.

Loading

Share160SendShareSend
Tags: Benediktus SavaKornelius Zivan Lie Aran
Leave Comment

Berita Terkait

Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Pengurus KKP dan IWP Bontang 2026–2031 Dilantik, Neni Ajak Perkuat Kolaborasi

Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMD untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

Agus Haris Buka Turnamen Voli Antar-RT Gunung Elai

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

Jarwasnaba Dibentuk, BNN dan PKK Perkuat Pencegahan Narkoba di Desa Marukangan

Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau Wilayah Terpencil Sandaran, Permudah Akses Kesehatan Warga

Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

7 Agustus 2026

Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

5 Agustus 2026

Pengurus KKP dan IWP Bontang 2026–2031 Dilantik, Neni Ajak Perkuat Kolaborasi

4 Agustus 2026

Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMD untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

3 Agustus 2026

Agus Haris Buka Turnamen Voli Antar-RT Gunung Elai

3 Agustus 2026

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

2 Agustus 2026

Terpopuler

Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

Tagih Janji Pembangunan, Pemuda Long Apari Desak Realisasi Hak Konstitusi di Ujung Perbatasan RI-Malaysia

7 Agustus 2026
Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

5 Agustus 2026
Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Pengurus KKP dan IWP Bontang 2026–2031 Dilantik, Neni Ajak Perkuat Kolaborasi

4 Agustus 2026
Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMD untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMD untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

3 Agustus 2026
Wali Kota Bontang Serahkan Santunan Rp233,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Agus Haris Buka Turnamen Voli Antar-RT Gunung Elai

3 Agustus 2026
Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

2 Agustus 2026

Topik Populer

Adv (313) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (11) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (17) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (13) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (31) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (53) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (12) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (66) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (83) PendidikanBontang (162) PKT (8) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (14) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra