Potretkata.co, Bontang – Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bontang turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan edukatif dan perlombaan.
Kegiatan yang mengusung tema “Melangkah Bersama dalam Keberagaman, Berkompetisi dengan Sportivitas, Berkarya untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 20 dan 21 Agustus 2026.
Kepala SPNF SKB Kota Bontang, Hairul Saleh, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 137 murid dari berbagai jenjang pendidikan nonformal. Peserta berasal dari jenjang PAUD melalui Satuan PAUD Sejenis (SPS), Paket A, Paket B, hingga Paket C.

Menurutnya, peringatan HUT RI di lingkungan SKB tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan bagi peserta didik. Berbagai perlombaan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter murid melalui aktivitas yang positif dan menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkuat karakter, membangun kebersamaan dan gotong royong, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kemerdekaan kepada anak-anak,” ujar Hairul.
Rangkaian kegiatan pada 20 Agustus diisi dengan sejumlah perlombaan yang disesuaikan dengan jenjang peserta. Di antaranya estafet bola sendok dan estafet air untuk SPS, mewarnai dan menggambar untuk murid kelas 1 hingga 6, serta lomba desain, Ranking 1, dan Pasukan Merdeka bagi peserta Paket B dan C.
Sementara peserta Paket A mengikuti lomba Misi Spion dan makan kerupuk. Ada pula lomba Hidung Hebat yang dapat diikuti peserta Paket A, B, dan C. Kegiatan dilanjutkan pada 21 Agustus dengan senam bersama serta sejumlah permainan seperti Kaki-Kaki Basah dan Oper Pingpong yang melibatkan murid dari berbagai jenjang.
Selain perlombaan, SKB juga membuka mini bazar yang memberikan kesempatan kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), orang tua atau wali murid, peserta didik, serta alumni untuk berjualan. Kehadiran mini bazar tersebut sekaligus menjadi ruang interaksi dan kebersamaan seluruh keluarga besar SKB Bontang.
Hairul berharap momentum kemerdekaan dapat menjadi ruang bagi seluruh murid SKB yang memiliki latar belakang beragam untuk membangun kembali semangat dan kepercayaan dirinya. Ia menilai setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan.
“Semoga tidak ada masa lalu yang menjadi batas untuk bermimpi. Setiap murid berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang hebat bagi dirinya, keluarga, dan negara,” pungkasnya.
![]()







