Sabtu, 12 September 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial

Seleksi Ketat Pendidikan Inklusi, ABK Harus Lolos Penilaian Sebelum Masuk Sekolah Negeri

Reading Time: 1 min read
A A
30 Maret 2026
Seleksi Ketat Pendidikan Inklusi, ABK Harus Lolos Penilaian Sebelum Masuk Sekolah Negeri

Foto: Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Nuryadi

BONTANG – Penerapan pendidikan inklusif di sekolah negeri di Bontang tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap anak berkebutuhan khusus (ABK) yang ingin mengenyam pendidikan di sekolah reguler harus melalui proses seleksi dan penilaian terlebih dahulu.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Nuryadi mengatakan proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa siswa yang diterima benar-benar mampu mengikuti pembelajaran di kelas umum, baik dari sisi kemampuan akademik dasar maupun aspek sosial dan adaptasi lingkungan.

“ABK itu tidak langsung masuk. Mereka harus dites dulu, dilihat layak atau tidak untuk bersekolah di negeri,” ujarnya.

Penilaian tersebut umumnya melibatkan tenaga profesional, seperti psikolog atau tim ahli, yang akan mengidentifikasi jenis dan tingkat kebutuhan khusus yang dimiliki anak. Dari hasil itu, akan ditentukan apakah anak masih bisa mengikuti sistem pembelajaran reguler dengan pendampingan, atau justru lebih tepat diarahkan ke sekolah luar biasa (SLB) atau lembaga pendidikan khusus lainnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting agar proses belajar tidak menjadi beban, baik bagi siswa itu sendiri maupun lingkungan kelas. Sebab, tidak semua kategori ABK dapat beradaptasi dengan sistem pendidikan umum, terutama bagi mereka dengan tingkat kebutuhan yang lebih berat.

Sekolah negeri memang telah diberikan kuota khusus untuk menerima siswa inklusi. Namun, kuota tersebut disebut belum pernah terpenuhi secara maksimal setiap tahunnya. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari hasil seleksi kelayakan hingga kesiapan orang tua dalam memilih jalur pendidikan yang sesuai bagi anaknya.

Selain itu, tantangan lain juga datang dari kesiapan sarana dan sumber daya manusia di sekolah. Tidak semua sekolah memiliki guru pendamping khusus atau fasilitas yang memadai untuk menunjang pembelajaran inklusif secara optimal.

Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak, termasuk ABK, dengan tetap memperhatikan aspek kelayakan dan keberlangsungan proses belajar.(adv)

Loading

Share160SendShareSend
Tags: BontangHebatDisdikBontangPendidikanBontang
Leave Comment

Berita Terkait

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Karhutla Kutim Masih Jadi Perhatian, Kolaborasi Pemerintah dan Warga Diperkuat

247 Arsip Bersejarah DPRD Kutim Disimpan di Lembaga Kearsipan Daerah

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Terpopuler

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026
Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026
3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026
Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026
Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026
Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Topik Populer

Adv (320) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (12) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (19) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda (8) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (16) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (32) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (54) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (14) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (70) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (85) PendidikanBontang (162) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (18) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post
Bontang Raih 16 Penghargaan, Wali Kota Tekankan Pentingnya Sinergi Pembangunan

Bontang Raih 16 Penghargaan, Wali Kota Tekankan Pentingnya Sinergi Pembangunan

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra