Potretkata, Bontang – RSUD Taman Husada Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kebutuhan tambahan dokter spesialis untuk mendukung rencana pengembangan layanan rumah sakit.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr. Tri Ratna Paramita, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah dokter umum masih mencukupi sesuai dengan kebutuhan dan analisis beban kerja. Namun, untuk dokter spesialis, rumah sakit masih memerlukan tambahan tenaga medis di beberapa bidang.
“Kami sangat membutuhkan dokter spesialis urologi dan spesialis paru karena ada rencana pengembangan layanan baru. Sayangnya, tanpa ketersediaan dokter spesialis tersebut, pengembangan ini belum bisa direalisasikan,” ujarnya, ditemui baru-baru ini.
Upaya untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis sudah dilakukan melalui berbagai jalur, salah satunya dengan mengusulkan formasi CPNS tahun lalu. Namun, formasi tersebut tidak terisi karena tidak ada pendaftar untuk spesialis urologi.
“Kami sudah mengusulkan kebutuhan ini dalam formasi CPNS, tetapi belum ada yang mendaftar. Ke depan, kami akan mencoba melalui program pendayagunaan dokter spesialis agar bisa memenuhi kebutuhan ini,” jelasnya.
Menurut dr. Tri Ratna, keberadaan dokter spesialis sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan RSUD Taman Husada. Dengan tambahan dokter spesialis, rumah sakit dapat membuka layanan baru yang sebelumnya belum tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar kota untuk mendapatkan perawatan.
“Pasien yang membutuhkan layanan urologi atau paru saat ini masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar Bontang. Jika dokter spesialis tersedia, kami bisa memberikan layanan lebih lengkap dan mengurangi beban pasien yang harus bepergian jauh,” terangnya.
Rumah sakit yang berada dekat dengan perbatasan Kutai Timur (Kutim) tersebut akan terus berupaya mencari solusi terbaik agar kekurangan dokter spesialis ini bisa segera teratasi.
“Kami berharap ada skema lain yang memungkinkan rumah sakit untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis yang dibutuhkan, sehingga pelayanan kesehatan di Bontang semakin optimal,” pungkasnya. (Adv/Ira)
![]()







