TELUK PANDAN – Usaha peternakan ayam rakyat mulai berkembang sebagai alternatif penggerak ekonomi masyarakat di Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Di tengah dominasi sektor perkebunan sebagai sumber penghidupan warga, peternakan kini mulai dilirik sebagai peluang usaha baru untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan pangan lokal.
Perkembangan tersebut ditinjau langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat mengunjungi kandang ayam milik Kelompok Tani Sawit Mandiri Sejahtera (SMS). Kegiatan itu turut dihadiri Camat Teluk Pandan Anwar, unsur Forkopimcam, Ketua Kelompok Tani SMS Sunyoto, serta masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya, Ardiansyah menilai peternakan rakyat memiliki prospek yang besar apabila dikelola secara berkelanjutan. Menurutnya, permintaan pasar terhadap daging ayam terus meningkat sehingga membuka peluang usaha sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan di pedesaan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa. Pemerintah daerah tentu mendukung pengembangan peternakan rakyat agar semakin maju,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan, pengembangan peternakan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekonomi desa melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Ardiansyah juga mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada satu sektor usaha. Menurutnya, diversifikasi ekonomi menjadi langkah penting untuk menghadapi perubahan kondisi pasar.
Pemilik kandang, Rudi, menjelaskan kandang yang dibangun berukuran 12 x 70 meter dan saat ini menampung sekitar 1.000 ekor ayam potong berusia 23 hari. Usaha tersebut dirintis sebagai awal pengembangan peternakan berbasis kelompok masyarakat.
Sementara itu, Camat Teluk Pandan, Anwar, menilai usaha peternakan memerlukan pendampingan berkelanjutan, mulai dari manajemen usaha, kesehatan ternak, hingga pemasaran.
“Kalau dikelola dengan baik, usaha peternakan seperti ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa dan membantu memperkuat ekonomi lokal,” kata Anwar.
Pemerintah berharap pengembangan peternakan rakyat dapat menjadi salah satu pilar ekonomi baru yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa di Kutai Timur.(adv)
![]()







