KONGBENG – Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang berlangsung di Kecamatan Muara Wahau, Telen, dan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum lama ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat integritas nasional, khususnya di daerah-daerah dengan keragaman suku, agama, ras, dan golongan yang tinggi.
FPK diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat tali persaudaraan antarwarga, menjaga kerukunan, dan membangun kesadaran akan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Dalam menjalankan tugasnya, FPK akan mengedepankan prinsip kebersamaan dan saling menghormati antarwarga.
“Tujuan utama Forum Pembauran Kebangsaan adalah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman SARA,” terang Camat Muara Wahau Marlianto belum lama ini
Pengukuhan FPK diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menjadi momentum dalam membangun kesadaran tentang pentingnya memelihara kebhinekaan. Selama ini, FPK di wilayah pedalaman, sering kali dihadapkan pada tantangan sosial akibat keragaman penduduknya.
Ada banyak kegiatan yang akan digelar FPK dengan melibatkan partisipasi masyarakat, seperti diskusi lintas budaya, kerja bakti bersama, hingga kegiatan edukasi terkait pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan suasana yang lebih inklusif, di mana perbedaan tidak menjadi halangan untuk membangun kehidupan yang harmonis.
Acara pengukuhan berlangsung di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng dan disaksikan langsung oleh masyarakat setempat dihadiri jajaran kecamatan. Pengukuhan FPK dilakukan secara bergantian oleh Camat Muara Wahau Marlianto, Camat Telen Petrus Ivung, serta Sekretaris Camat Kongbeng. Selanjutnya, mereka akan bertugas untuk periode 2024-2029 (*)
![]()






