SANGATTA – Pemuda Rimba Bangun Jaya, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), terus mendorong pelestarian budaya melalui kegiatan seni. Semangat tersebut diwujudkan melalui Pentas Seni Budaya Pemuda Rimba yang dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Plt Camat Kaliorang Pitriani, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan Kepala Desa Bangun Jaya Supanjen.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. Pentas seni tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat karakter dan identitas generasi muda.
Beragam pertunjukan ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Tarian Topeng Ireng dari daerah Magelang, Jawa Tengah, yang dipadukan dengan musik tradisional. Pertunjukan itu mendapat sambutan antusias dari ratusan warga yang memadati lokasi acara.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengapresiasi inisiatif Pemuda Rimba Bangun Jaya yang telah menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda sejak 2015. Menurutnya, perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi harus disikapi secara positif tanpa menghilangkan jati diri.
“Anak-anak muda boleh mengikuti perkembangan zaman, menguasai teknologi, dan belajar dari budaya mana pun. Tetapi jangan sampai kita kehilangan jati diri. Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, saling menghormati, sopan santun, dan cinta terhadap budaya sendiri harus tetap dijaga. Kalau itu tetap hidup, saya yakin generasi kita akan tumbuh menjadi generasi yang kuat,” ujar Ardiansyah.
Ia menilai kegiatan seni budaya juga menjadi bentuk pendidikan karakter karena melatih tanggung jawab, kerja sama, kedisiplinan, menghargai perbedaan, dan keberanian tampil.
Ketua Pemuda Rimba Bangun Jaya, Zainal, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kesadaran untuk menjaga budaya melalui praktik langsung.
“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya mengenal budaya dari cerita atau media sosial, tetapi juga ikut merasakan, memainkan, dan melestarikannya. Kalau bukan kami yang menjaga mulai sekarang, siapa lagi yang akan meneruskannya nanti,” ujarnya.(ADV/prokopim/Kutim)
![]()







