Kukar – Meski gedung kantor kecamatan yang baru belum bisa difungsikan lantaran masih menunggu pemasangan listrik, aktivitas pelayanan administrasi di Kecamatan Kota Bangun Darat tetap berjalan seperti biasa. Semangat untuk melayani masyarakat tak surut meski harus bekerja dari tempat sementara. Sudah lebih dari dua tahun, tepatnya sejak awal 2023, jajaran aparatur Kecamatan Kota Bangun Darat menjalankan pelayanan publik dengan menumpang di kantor Desa Kedang Ipil.
“Kami sudah dua tahun tiga bulan menggunakan kantor desa sebagai tempat pelayanan. Meskipun fasilitas terbatas, semua urusan administrasi tetap kami layani sebaik mungkin,” kata Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, Senin (19/5/2025).
Di ruang yang sederhana itu, berbagai layanan penting seperti pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan administrasi lainnya tetap dilaksanakan. Bahkan, ruang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) tetap beroperasi meskipun luas dan fasilitasnya belum memadai. “Ruang PATEN kami memang kecil, tapi cukup untuk memproses kebutuhan dasar masyarakat. Prinsip kami: pelayanan tidak boleh berhenti,” imbuh Julkifli.
Ia mengakui, keterbatasan ruang menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam mengatur arus pelayanan dan kenyamanan kerja aparatur. Namun hal itu tidak mengurangi komitmen mereka untuk tetap hadir melayani masyarakat secara optimal. “Kami tetap aktif di semua bidang. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Selama ini justru membuat kami lebih solid dalam mengatur ritme kerja,” ungkapnya.
Julkifli berharap, kantor camat yang baru, yang telah selesai dibangun dan kini menunggu sambungan listrik, bisa segera difungsikan dalam waktu dekat. Menurutnya, kantor tersebut akan membawa lompatan besar dalam kualitas pelayanan publik di wilayahnya. “Begitu listrik terpasang, kami siap pindah. Gedung baru akan memberi ruang yang lebih nyaman dan memungkinkan kami meningkatkan efisiensi kerja,” ucapnya.
Meskipun berada dalam kondisi serba terbatas, jajaran Kecamatan Kota Bangun Darat tetap menunjukkan bahwa pelayanan yang baik tidak selalu bergantung pada kemewahan fasilitas, melainkan pada komitmen dan semangat aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas.
“Semangat pelayanan tetap jadi kunci utama. Itu yang kami jaga, agar masyarakat tetap percaya dan merasa dilayani dengan baik,” tutup Julkifli. Dengan semangat seperti itu, Kecamatan Kota Bangun Darat terus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk melayani. Melainkan kesempatan untuk menunjukkan dedikasi dan loyalitas kepada masyarakat. (Adv)
![]()







