Jumat, 30 Oktober 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial

Jerat Upah “Kejar Tayang” di Kebun Sawit Kutim: Buruh Gigit Jari, Bupati Pasang Badan

Reading Time: 2 mins read
A A
15 Agustus 2026
Jerat Upah “Kejar Tayang” di Kebun Sawit Kutim: Buruh Gigit Jari, Bupati Pasang Badan

SANGATTA — Di balik kilau komoditas minyak kelapa sawit yang menjadi salah satu pendongkrak utama perekonomian Kutai Timur (Kutim), tersimpan cerita getir dari para buruh yang menggantungkan hidupnya di atas tanah perkebunan. Alih-alih menikmati kesejahteraan dari tingginya standar Upah Minimum Kabupaten (UMK), ribuan buruh justru terjebak dalam sistem pengupahan berbasis target yang kerap berujung pada pemotongan upah sepihak.

Persoalan pelik ini diungkapkan secara blak-blakan oleh Ketua Serikat Pekerja Borneo (SPB), Ebet Sidabutar. Organisasi buruh lokal yang berdiri sejak 2021 dan telah menancapkan pengaruhnya di setidaknya 10 perusahaan perkebunan ini mencatat bahwa karut-marut upah telah menjadi masalah klasik yang merata di hampir semua lini industri sawit.

“Hampir semua perusahaan itu punya persoalan yang sama. Upah yang diberikan tidak jelas. Sistemnya berbasis hasil, tapi ketentuan harga ditentukan sepihak oleh perusahaan,” ujar Ebet.

Menurut Ebet, para pekerja dihadapkan pada skema kerja yang tidak seimbang dan sarat ketidakpastian. Meskipun buruh telah menghabiskan waktu berjam-jam di lapangan, keringat mereka seolah tidak dihargai layak manakala target harian gagal dipenuhi akibat faktor di luar kendali mereka—seperti cuaca ekstrem.

Ia memberikan contoh konkret di lapangan. “Logikanya, sudah bekerja 7 jam. Tapi kalau target tidak tercapai, mereka tidak dapat upah harian sesuai UMK. Misalnya target pupuk 600 kilogram, tapi karena hujan hanya tercapai 300 kilogram, maka upahnya dipotong. Ini yang membuat pekerja tidak pernah benar-benar menerima UMK,” jelas Ebet.

Ironisnya, kondisi tersebut memaksa banyak buruh harus menerima kenyataan pahit meski telah membanting tulang bekerja lebih dari 25 hari dalam sebulan. Lemahnya posisi tawar buruh di hadapan korporasi membuat mereka hanya bisa pasrah menerima upah di bawah standar minimum demi menyambung hidup.

Pemkab Kutim Nyatakan Perang

Jeritan para buruh perkebunan ini akhirnya sampai di meja Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Tanpa kompromi, bupati menegaskan bahwa praktik pengupahan di bawah UMK merupakan pelanggaran serius yang sama sekali tidak dapat ditoleransi di wilayah kepemimpinannya.

Terlebih, kata Ardiansyah, Kutim merupakan salah satu daerah dengan standar UMK yang relatif tinggi, yang seharusnya berbanding lurus dengan kesejahteraan pekerja, termasuk mereka yang mengabdi di sektor perkebunan sawit.

“Pengupahan di bawah UMK ini tidak boleh terjadi. Kami minta Distransnaker Kutim untuk serius menangani. Kutim ini UMK-nya tinggi, apalagi di sektor sawit. Kalau tidak ditaati, harus ada tindakan,” tegas Ardiansyah dengan nada geram.

Sebagai langkah nyata, Bupati langsung menginstruksikan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kutim untuk segera menerjunkan tim deteksi dini. Tim ini diamanatkan untuk bergerak cepat melakukan monitoring dan inspeksi mendadak langsung ke perusahaan-perusahaan perkebunan yang selama ini diadukan oleh serikat pekerja.

“Saya setuju tim deteksi dini segera bergerak. Turun ke lapangan, cek langsung. Kalau ada pelanggaran, harus ditindak sesuai aturan,” tandasnya.

Tidak berhenti pada pengawasan lapangan, Pemerintah Kabupaten Kutim juga telah menyiapkan agenda lanjutan berupa pemanggilan resmi terhadap jajaran manajemen perusahaan perkebunan. Langkah ini diambil guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontrak kerja dan sistem pengupahan yang selama ini dinilai merugikan hak-hak dasar buruh di Bumi Mulia Benuanta.(adv)

Loading

Share160SendShareSend
Leave Comment

Berita Terkait

Bontang Jadi Satu-satunya Pemkot di Kaltim Terapkan Kriptografi untuk Lindungi Data

SUSTAIN Kutim Fase II Dorong Nilai Tambah Sawit dan Karet serta Perkuat Ekonomi Lokal

MPP Kukar Resmikan Beranda Imigrasi, Layanan Paspor Didekatkan ke Masyarakat

Aulia Dorong Kolaborasi Pemkab Kukar dan PKB untuk Tingkatkan PAD

Hari Sumpah Pemuda, Aulia Minta Generasi Muda Kukar Jadi Penggerak Pembangunan

SAE Pastarung Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Binaan, Pemkab Kukar Siapkan Dukungan

Dorong Inovasi Pembelajaran, Kukar Jadi Pelaksana Pertama Festival Gemini Academy Impact Awards 2026

Aulia Dorong Inovasi di Seluruh Lini Pelayanan, Kukar Bidik Penghargaan IGA

Bontang Jadi Satu-satunya Pemkot di Kaltim Terapkan Kriptografi untuk Lindungi Data

29 Oktober 2026

SUSTAIN Kutim Fase II Dorong Nilai Tambah Sawit dan Karet serta Perkuat Ekonomi Lokal

29 Oktober 2026

MPP Kukar Resmikan Beranda Imigrasi, Layanan Paspor Didekatkan ke Masyarakat

28 Oktober 2026

Aulia Dorong Kolaborasi Pemkab Kukar dan PKB untuk Tingkatkan PAD

28 Oktober 2026

Hari Sumpah Pemuda, Aulia Minta Generasi Muda Kukar Jadi Penggerak Pembangunan

28 Oktober 2026

SAE Pastarung Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Binaan, Pemkab Kukar Siapkan Dukungan

27 Oktober 2026

Terpopuler

Bontang Jadi Satu-satunya Pemkot di Kaltim Terapkan Kriptografi untuk Lindungi Data

Bontang Jadi Satu-satunya Pemkot di Kaltim Terapkan Kriptografi untuk Lindungi Data

29 Oktober 2026
SUSTAIN Kutim Fase II Dorong Nilai Tambah Sawit dan Karet serta Perkuat Ekonomi Lokal

SUSTAIN Kutim Fase II Dorong Nilai Tambah Sawit dan Karet serta Perkuat Ekonomi Lokal

29 Oktober 2026
MPP Kukar Resmikan Beranda Imigrasi, Layanan Paspor Didekatkan ke Masyarakat

MPP Kukar Resmikan Beranda Imigrasi, Layanan Paspor Didekatkan ke Masyarakat

28 Oktober 2026
Pemkab Kukar Siapkan Lahan Gudang Bulog, Proses Persetujuan Hibah Dikebut

Aulia Dorong Kolaborasi Pemkab Kukar dan PKB untuk Tingkatkan PAD

28 Oktober 2026
Pemkab Kukar Siapkan Lahan Gudang Bulog, Proses Persetujuan Hibah Dikebut

Hari Sumpah Pemuda, Aulia Minta Generasi Muda Kukar Jadi Penggerak Pembangunan

28 Oktober 2026
Pemkab Kukar Siapkan Lahan Gudang Bulog, Proses Persetujuan Hibah Dikebut

SAE Pastarung Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Binaan, Pemkab Kukar Siapkan Dukungan

27 Oktober 2026

Topik Populer

Adv (320) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (13) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (19) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Asn (13) Aulia Rahman Basri (29) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Bupati Kukar (25) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (16) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (32) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (54) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (14) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (70) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (85) PendidikanBontang (162) PKT (9) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (21) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post
382 Calon Mahasiswa UT di Kutim, Pemkab Dorong Kuliah Tanpa Kendala Jarak dan Waktu

382 Calon Mahasiswa UT di Kutim, Pemkab Dorong Kuliah Tanpa Kendala Jarak dan Waktu

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra