BONTANG – Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang memperluas layanan pendidikan hingga ke permukiman padat.
Salah satunya melalui pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Rusunawa Api-Api yang menyasar anak-anak dari keluarga setempat.
Program ini menjadi bagian dari upaya jemput bola untuk memastikan akses pendidikan sejak usia dini tetap terpenuhi tanpa terkendala biaya.
Plt Kepala SKB Bontang, Hairul Saleh, mengatakan saat ini terdapat puluhan anak yang mengikuti layanan tersebut.
“Di Rusunawa Api-Api ada sekitar 31 anak yang kami bina. Semuanya mendapatkan layanan PAUD secara gratis,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran PAUD di tengah permukiman menjadi solusi untuk mengatasi kendala jarak dan ekonomi yang kerap menjadi alasan anak tidak mengenyam pendidikan sejak dini.
Selain itu, program ini juga bertujuan menekan angka anak tidak sekolah (ATS) sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran tetap mengacu pada standar pendidikan PAUD nasional. Para pengajar memberikan pendampingan agar anak memiliki kesiapan mental dan kognitif sebelum masuk jenjang sekolah dasar.
Hairul menegaskan, layanan ini menjadi bagian dari komitmen SKB Bontang dalam pemerataan akses pendidikan di semua lapisan masyarakat.
“Kami ingin memastikan anak-anak di lingkungan rusun tetap mendapatkan pendidikan sejak dini, tanpa terkendala biaya maupun akses,” pungkasnya.(adv)
![]()







