Senin, 14 September 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial

Enam Komunitas Wehea Tinggal Tunggu Penetapan, Proses Pengakuan Berjalan Sejak 2012

Reading Time: 2 mins read
A A
8 Agustus 2026
Enam Komunitas Wehea Tinggal Tunggu Penetapan, Proses Pengakuan Berjalan Sejak 2012

SANGATTA – Enam komunitas masyarakat hukum adat (MHA) Wehea di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) disebut telah menyelesaikan tahapan teknis pengakuan. Setelah menjalani proses panjang sejak 2012 dan menuntaskan verifikasi serta validasi pada Juni 2024, pengakuan resmi kini berada pada tahap administratif pemerintah kabupaten.

Perkembangan tersebut dibahas dalam FGD Percepatan Pengakuan dan Perlindungan MHA Wehea di Ruang Ulin, Kantor Bupati Kutim, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala DPMPD Kaltim Siti Sugiyanti, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kutim Joni Abdi Setia, Camat Muara Wahau Marlianto, masyarakat adat Wehea, pendamping adat dan sejumlah pihak terkait.

Enam desa yang telah menyelesaikan verifikasi dan validasi adalah Nehas Liah Bing, Long Wehea, Jak Luay, Bea Nehas, Dia Beq dan Diak Lay.

Siti Sugiyanti menjelaskan, penyelesaian proses teknis menjadi perkembangan penting dalam upaya mendapatkan pengakuan resmi. Namun, penetapan MHA merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

“Penetapan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten,” tegas Siti.

Ia menjelaskan pemerintah provinsi memiliki peran dalam pembinaan, pengawasan, fasilitasi dan konsolidasi. Karena itu, hasil verifikasi yang telah dilakukan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh panitia kabupaten.

Secara keseluruhan, hasil identifikasi Pokja P4MHA mencatat 51 komunitas masyarakat adat yang tersebar di 49 desa atau dusun di Kutim. Dari jumlah tersebut, 19 komunitas masih menjalani proses menuju pengakuan resmi.

Menurut Siti, pengakuan terhadap masyarakat adat Wehea juga penting untuk memperkuat penghormatan terhadap nilai budaya dan kawasan hutan Wehea yang telah mendapat perhatian dunia.

“Di sinilah pemerintah diharapkan hadir untuk masyarakat Wehea,” ujarnya.

Sementara itu, Akhmad Wijaya dari Mitra BIOMA menyebut persyaratan substantif telah terpenuhi. Ia mengatakan berkas, termasuk peta wilayah adat, telah dilengkapi.

“Setelah verifikasi teknis selesai, seharusnya rekomendasi diteruskan kepada bupati,” katanya.

Tahap selanjutnya adalah pengumuman kepada publik selama 60 hari kerja untuk memberikan kesempatan apabila terdapat keberatan. Jika tidak ada sanggahan, bupati dapat menetapkan MHA.

Akhmad berharap proses enam komunitas Wehea dapat dituntaskan tahun ini karena pengakuan tersebut menjadi dasar untuk mengusulkan hutan adat dan mengelola wilayah adat.(ADV/prokopim/Kutim)

Loading

Share160SendShareSend
Leave Comment

Berita Terkait

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Karhutla Kutim Masih Jadi Perhatian, Kolaborasi Pemerintah dan Warga Diperkuat

247 Arsip Bersejarah DPRD Kutim Disimpan di Lembaga Kearsipan Daerah

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Terpopuler

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026
Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026
3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026
Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026
Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026
Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Topik Populer

Adv (320) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (12) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (19) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda (8) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (16) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (32) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (54) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (14) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (70) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (85) PendidikanBontang (162) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (18) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post
Visit Dental Clinic Jadi Ruang Belajar Anak Mengenal Gigi Sehat

Visit Dental Clinic Jadi Ruang Belajar Anak Mengenal Gigi Sehat

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra