Potretkata.co,BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang terus memperkuat berbagai langkah percepatan penurunan stunting, salah satunya melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta perbaikan sanitasi lingkungan.
Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga harus memperhatikan faktor lingkungan dan perilaku kesehatan masyarakat.
Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, penerapan PHBS dan sanitasi yang baik menjadi bagian penting dalam strategi percepatan penurunan stunting yang dijalankan pemerintah.
“Upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga memperhatikan faktor lingkungan dan perilaku kesehatan masyarakat. Sanitasi yang baik dan penerapan PHBS memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi ibu hamil, bayi, dan balita,” ujar Toetoek.
Ia menjelaskan, kebiasaan hidup bersih seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, menjaga kebersihan lingkungan, serta pengelolaan limbah rumah tangga yang baik dapat membantu mencegah berbagai penyakit infeksi yang berisiko menghambat pertumbuhan anak.
Melalui berbagai program edukasi dan pendampingan yang dilakukan tenaga kesehatan di lapangan, Dinkes Bontang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan semakin meningkat.
“Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” tambahnya.
Toetoek menambahkan, keberhasilan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, target menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kota Bontang diharapkan dapat tercapai.
![]()







