Potretkata.co,BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang berharap upaya percepatan penurunan stunting di daerah dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan yang telah mendapatkan pembekalan serta pengalaman praktik langsung di lapangan.
Harapan tersebut disampaikan setelah pelaksanaan orientasi tenaga kesehatan, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam melakukan edukasi, pendampingan, dan intervensi kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran yang berisiko mengalami stunting.
Melalui kegiatan tersebut, para tenaga kesehatan tidak hanya memperoleh materi dan pemahaman teoritis, tetapi juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan masyarakat.
“Pendekatan ini dinilai penting agar para nakes mampu memahami kondisi riil yang dihadapi keluarga serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, Rabu (3/6/2026).
Dinkes Bontang menilai keberhasilan program percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat.
“Dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan siap terjun langsung ke masyarakat, berbagai upaya pencegahan stunting, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pendampingan ibu hamil dan keluarga balita, diharapkan dapat berjalan lebih optimal,” paparnya.
Dinkes Bontang pun optimistis sinergi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan berbagai pihak terkait akan semakin memperkuat langkah percepatan penurunan stunting sehingga target peningkatan kualitas kesehatan generasi mendatang dapat tercapai.
![]()







