Kukar – Pemerintah Desa (Pemdes) Suka maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), terus mengembangkan potensi pariwisata lokal dengan mengoptimalkan pengelolaan Gua Batu Gelap sebagai destinasi wisata edukatif berbasis masyarakat.
Kepala Desa Sukamaju, Kuswara, menyampaikan bahwa Gua Batu Gelap memiliki daya tarik unik yang jarang ditemui. Gua ini memiliki struktur alami dengan 34 pintu yang saling terhubung, memungkinkan pengunjung masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu lainnya.
“Gua ini sangat menarik, apalagi bagi mahasiswa pecinta alam. Banyak yang datang karena penasaran dengan struktur gua yang saling terhubung,” jelas Kuswara, Selasa (03/6/2025).
Formasi batu gamping dan ornamen gua yang masih terjaga menambah nilai keaslian dan keindahan gua. Pemerintah desa menilai potensi ini layak dikembangkan lebih jauh, tidak hanya sebagai tujuan rekreasi, tetapi juga sebagai wahana edukasi dan pelestarian lingkungan.
Kuswara menegaskan bahwa pada tahun 2025, sektor pariwisata menjadi program prioritas desa. Salah satu langkah strategisnya adalah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama pengelolaan dan promosi wisata.
“Kami juga sudah mengajukan permohonan jaringan listrik PLN ke area gua. Ke depan, akan dibangun fasilitas pendukung seperti gazebo untuk pengunjung agar lebih nyaman saat berwisata,” ujarnya.
Pengembangan Gua Batu Gelap ditargetkan menjadi model pariwisata desa yang dikelola secara kolaboratif dan berkelanjutan, melibatkan masyarakat lokal dalam pelestarian serta pemberdayaan ekonomi berbasis wisata. (Adv)
![]()







