Potretkata.co, Bontang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang menegaskan komitmen dalam mendorong integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mengajak seluruh pegawai untuk menolak segala bentuk gratifikasi.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, menegaskan bahwa seluruh layanan kepegawaian, termasuk pengurusan administrasi ASN, tidak dipungut biaya.
Menurutnya, praktik gratifikasi dapat merusak integritas aparatur serta mencederai prinsip pelayanan publik yang bersih dan transparan.
“Semua layanan kepegawaian itu gratis. ASN harus menolak segala bentuk gratifikasi dan menjaga integritas sebagai pelayan masyarakat,” katanya, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan bahwa ASN perlu menjadi contoh dalam penerapan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan.
Karena itu, setiap pegawai diminta untuk bersikap tegas jika ada pihak yang mencoba memberikan imbalan atau meminta biaya dalam pengurusan layanan kepegawaian.
Selain itu, masyarakat maupun ASN juga dapat melaporkan dugaan gratifikasi melalui kanal pelaporan yang telah disediakan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih serta membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang berintegritas, bebas dari korupsi, serta memastikan seluruh pelayanan berjalan transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (Rae)
![]()







