KALIORANG – Kondisi akses jalan sepanjang 3 kilometer menuju Pantai Marang, Kecamatan Kaliorang, kembali disorot publik. Menyusul keluhan masyarakat yang kian meluas, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan.
Jalan penghubung dari Simpang 4 Desa Bangun Jaya ke destinasi wisata pantai tersebut kini rusak parah. Warga mengaku selama ini hanya mengandalkan perbaikan darurat berbasis swadaya. Mahyunadi pun membenarkan hal itu, menyebutkan bahwa perbaikan yang selama ini dilakukan bersifat sementara.
“Perbaikan jalan selama ini masih bersifat sementara dengan mengandalkan semangat gotong royong masyarakat,” kata Mahyunadi. Ia menjelaskan bahwa material didukung oleh PT Kobexindo Cement, sementara peralatan dikoordinasikan melalui pihak Kecamatan Kaliorang.
Respon positif juga disampaikan Mahyunadi terhadap partisipasi masyarakat dalam pelaporan kerusakan. Ia menganggap masukan warga bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian terhadap pembangunan.
“Kami mengharapkan masyarakat tetap kritis dan memberikan koreksi yang membangun, karena itu sangat penting untuk kemajuan daerah kita,” ujarnya.
Meski kerusakan jalan telah lama dikeluhkan, perbaikan permanen baru akan dianggarkan dalam program tahun 2026. Mahyunadi memastikan hal ini sudah masuk dalam perencanaan Pemkab Kutim, termasuk jalur Simpang 4 Kaliorang menuju SP3 dan SP5.
“Kami berharap, dengan dukungan dari semua pihak, akses jalan di wilayah Kaliorang dapat semakin baik,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa infrastruktur yang baik akan mendongkrak aktivitas ekonomi, terutama dalam sektor pariwisata dan pertanian yang menjadi andalan wilayah tersebut.
Perbaikan akses ke Pantai Marang diharapkan membuka jalan bagi pengembangan pariwisata lokal yang selama ini terhambat persoalan konektivitas.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







