KALIORANG — Setelah melalui proses panjang, Desa Persiapan Sembulo Mandiri di Kecamatan Kaliorang akhirnya resmi memiliki penjabat kepala desa. Pengukuhan Hendra Ciptadi sebagai Pj Kepala Desa berlangsung dalam suasana khidmat di Lapangan Desa Bukit Makmur, bersamaan dengan pengambilan sumpah dua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Desa Bukit Harapan dan Desa Bangun Jaya.
Acara yang dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah diawali dengan tarian penyambutan dan pengalungan kain tenun khas daerah. Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Camat Kaliorang Rusnomo, yang menjelaskan perjalanan terbentuknya desa baru tersebut.
“Akhirnya tahun 2025 ini, Desa Sembulo Mandiri bisa mekar berkat perjuangan Tapem, DPMDes, dan dukungan penuh Pemerintah. Kaliorang kini memiliki 8 desa, termasuk Sembulo Mandiri,” ujar Rusnomo.
Ia menuturkan, posisi strategis desa yang terletak di jalur poros Sangkulirang–Sangatta dan dikelilingi banyak perusahaan menjadi alasan percepatan pembangunan harus dilakukan. “Tugas berat menanti, terutama soal infrastruktur. Saat ini sudah ada kantor desa sementara dan SD, bahkan diwacanakan pembangunan SMP Negeri 5,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa sejak 2017, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah memiliki 11 desa persiapan. Ia berharap Sembulo Mandiri segera menyandang status desa definitif setelah melalui proses verifikasi Kemendagri.
“Pada 2024 tim Kemendagri sudah turun. Mudah-mudahan setelah pengukuhan ini, Sembulo Mandiri segera mendapatkan kode desa. Persyaratan harus terpenuhi agar status definitif bisa terwujud,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara Pj Kepala Desa dan BPD agar kebijakan desa berjalan efektif. “Koordinasi dan komunikasi adalah kunci. Walau anggaran masih melekat di Desa Induk Bukit Makmur, mari bekerja bersama-sama demi kemajuan desa baru ini,” pesan Ardiansyah.
Sebagai simbol pelestarian lingkungan, Bupati menyerahkan bibit pohon ulin yang akan ditanam di Bukit Makmur. Acara ditutup dengan tarian Dayak dari warga Desa Bumi Makmur yang menambah semarak kegiatan.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







