Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengupayakan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program Kementerian Sosial untuk mendukung pendidikan bagi masyarakat miskin.
Rapat koordinasi antar-OPD digelar pada Kamis (20/3) untuk membahas kesiapan daerah dalam program ini.
Sekda Kukar, Sunggono, memimpin rapat tersebut bersama Plt Kepala Dinsos Kukar Yuliandris Suherdiman dan Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat.
“Pemerintah pusat hanya membangun sekolahnya, sementara daerah harus menyiapkan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan fasilitas lainnya,” jelas Sunggono.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama dengan kapasitas 1.000 siswa.
Pemkab Kukar mempertimbangkan Jonggon sebagai lokasi utama karena memiliki lahan yang luas dan berdekatan dengan fasilitas pelatihan kerja.
Dari sisi tenaga pendidik, Pemkab Kukar menyerahkan rekrutmen dan gaji guru kepada pemerintah pusat, agar proses pendidikan berjalan optimal.
Kukar masih dalam tahap pengajuan untuk menjadi bagian dari 100 daerah yang dipilih sebagai pilot project program Sekolah Rakyat.
Pemkab Kukar berharap program ini dapat memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.
Jika disetujui, program ini akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan inklusif di Kutai Kartanegara.(Adv)
![]()







