Potretkata.co,BONTANG – Program Smartani Goes To School tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bercocok tanam bagi siswa, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter sejak usia dini. Melalui program yang dijalankan di sejumlah sekolah di Kota Bontang, peserta didik diajak memahami pentingnya ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan sikap mandiri dan bertanggung jawab.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan bahwa tujuan utama program ini tidak sebatas mengenalkan teknik budidaya tanaman kepada siswa. Lebih dari itu, program tersebut dirancang untuk menanamkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Program ini tidak hanya mengajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, serta kesadaran akan pentingnya menjaga ketahanan pangan, terutama di lingkungan sekolah,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Ahmad Aznem, keterlibatan siswa secara langsung dalam seluruh tahapan budidaya, mulai dari menanam, merawat hingga memanen tanaman, memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
“Melalui proses tersebut, anak-anak dapat memahami bahwa pangan yang mereka konsumsi berasal dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan perawatan,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan praktik di lapangan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sektor pertanian sejak dini. Dengan mengenal proses produksi pangan secara langsung, siswa diharapkan memiliki apresiasi yang lebih besar terhadap para petani dan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber pangan.
“Anak-anak belajar dari pengalaman nyata. Mereka bisa melihat sendiri bagaimana tanaman tumbuh hingga siap dipanen. Ini menjadi pembelajaran berharga yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membangun rasa peduli terhadap lingkungan dan pertanian,” tambahnya.
![]()







