BONTANG – SDN 004 Bontang Utara masih menghadapi keterbatasan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Sejumlah sarana penting seperti aula, musala, dan kantin hingga kini belum tersedia.
Kepala sekolah, Emelia, menyebut kebutuhan musala menjadi salah satu yang paling mendesak. Selama ini, siswa harus memanfaatkan ruang seadanya untuk beribadah.
“Kadang salat di UKS, perpustakaan, bahkan di ruang kelas dan kantor,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam pembangunan fasilitas baru. Meski demikian, pihak sekolah telah mengusulkan solusi pembangunan vertikal sebagai alternatif.
“Kami sudah mengajukan, kemungkinan bisa ditambah lantai ke atas,” katanya.
Selain itu, kebutuhan kantin juga menjadi perhatian. Saat ini, siswa masih bergantung pada jajanan di luar lingkungan sekolah.
Di sisi lain, ruang kelas juga masih terbatas. Dari 18 rombongan belajar, beberapa kelas harus bergantian menggunakan ruang yang tersedia.
Meski masih memiliki berbagai keterbatasan, Emelia mengungkapkan bahwa saat ini sekolah tengah menjalani perbaikan fasilitas, khususnya pada bagian plafon dan toilet (WC).
“Sekarang sedang ada rehab plafon dan WC. Ini sangat membantu terutama untuk kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah,” jelasnya.
Perbaikan sanitasi tersebut merupakan bagian dari program pemerintah kota yang digagas oleh Wali Kota Bontang dan dilaksanakan secara merata di sejumlah sekolah, baik jenjang SD maupun SMP.
Kondisi lapangan yang sempit turut memengaruhi pelaksanaan upacara dan kegiatan olahraga.
Dengan berbagai keterbatasan tersebut, pihak sekolah berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah daerah untuk peningkatan sarana prasarana pendidikan.
“Harapannya fasilitas bisa lebih lengkap agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal,” tutupnya.(adv)
![]()







