Potretkata, Bontang – Operasi kanker bukanlah tindakan medis sederhana. Ada banyak tantangan yang dihadapi tim dokter, terutama ketika tumor sudah berukuran besar. dr. Johan Gomar Gama, Spesialis Bedah Onkologi RSUD Taman Husada Bontang, mengungkapkan bahwa kasus semacam ini memerlukan operasi yang lebih sulit dan memakan waktu lama.
“Tantangan terbesar adalah saat pasien memiliki tumor besar. Operasinya lebih rumit karena sering kali kami harus memindahkan kulit atau otot dari bagian tubuh lain untuk menggantikan jaringan yang terbuang,” jelas dr. Johan, Kamis (6/3/2025).
Proses rekonstruksi ini bertujuan untuk menutup area yang diangkat akibat kanker. Namun, menurutnya, hasil operasi tidak selalu sesuai harapan.
“Sama seperti mencangkok pohon, kadang jaringan yang dipindahkan tidak menyatu dengan baik, sehingga operasi bisa berulang,” paparnya.
Durasi operasi juga bervariasi tergantung tingkat keparahan dan tindakan tambahan yang diperlukan. Untuk operasi kanker payudara, misalnya, biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Namun, jika harus dilakukan rekonstruksi, waktu operasi bisa bertambah menjadi 4 hingga 5 jam.
dr. Johan menekankan bahwa operasi kanker sering kali bukanlah prosedur tunggal. Jika jaringan yang dicangkok tidak berfungsi, operasi lanjutan harus dilakukan untuk memastikan proses penyembuhan berjalan baik.
“Pasien harus memahami bahwa proses ini panjang dan penuh tantangan. Tapi kami di RSUD Taman Husada siap memberikan penanganan terbaik agar peluang sembuh semakin besar,” tegasnya.
Oleh karena itu, dengan berbagai tantangan tersebut, ia mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini.
“Semakin awal kanker ditemukan, semakin ringan tindakannya. Jangan tunggu sampai parah,” tutup dr. Johan. (Adv/Ira)
![]()







