Kukar – Komitmen untuk membuka akses pendidikan di wilayah pelosok kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan keterbatasan fasilitas pendidikan menengah di desa, kini pelajar Muara Ritan mendapat fasilitas antar jemput gratis untuk bersekolah.
Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni, menjelaskan bahwa hingga saat ini, desa yang dipimpinnya belum memiliki sekolah tingkat SMP maupun SMA. Hal ini memaksa anak-anak setempat untuk menempuh perjalanan jauh ke desa tetangga demi melanjutkan pendidikan. “Jalur sungai bisa mencapai lima kilometer, sementara jalur darat bisa sampai sepuluh kilometer. Anak-anak kita harus menempuh jarak tersebut setiap hari,” ungkap Ardy, Sabtu (31/5/2025).
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa mengambil inisiatif untuk mengalokasikan Dana Desa (DD) guna pengadaan satu unit minibus khusus antar jemput pelajar. Kendaraan tersebut telah resmi beroperasi sejak 19 Mei lalu dan ditujukan untuk mengantar pelajar Muara Ritan menuju SMP Negeri 2 Tabang dan SMA Negeri 2 Tabang.
“Kendaraan ini bisa mengangkut delapan hingga sepuluh siswa per perjalanan dan dijadwalkan melayani dua kali pulang-pergi setiap hari. Ini tanggung jawab kami sebagai pemerintah desa untuk memastikan anak-anak bisa bersekolah dengan aman dan nyaman,” jelas Ardy. Sebelumnya, layanan serupa sempat dilakukan menggunakan perahu atau feri. Namun, operasionalnya kini terhenti. Sementara perahu kecil yang masih tersedia tidak memadai dari sisi kapasitas maupun keamanan.
Kondisi ini tentu menyulitkan, terutama bagi siswa SMP yang masih usia dini. Banyak dari mereka harus bepergian sendiri melewati sungai dan jalan darat tanpa transportasi yang memadai. Dengan adanya layanan ini, para orang tua jadi lebih tenang. Anak-anak tidak lagi harus bepergian sendiri dengan transportasi yang berisiko,” kata Ardy.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari sinergi program daerah, melanjutkan dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Perhubungan dan Bupati Kukar, yang sebelumnya telah meluncurkan program bus sekolah di wilayah hilir Kecamatan Tabang.
Bus tersebut melayani rute dari Desa Muara Ritan, Ritan Baru, Tukung Ritan, hingga Long Lalang menuju SMK Negeri 1 Kembang Janggut. Sementara kendaraan yang disediakan Pemdes kini mengisi kebutuhan transportasi di wilayah tengah dan utara desa. Ardy berharap, langkah kecil ini bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak Muara Ritan untuk tetap semangat menuntut ilmu meski dengan segala keterbatasan.
“Selain memperhatikan keselamatan, biaya transportasi yang sebelumnya menjadi beban juga kini bisa dialihkan untuk kebutuhan pendidikan lainnya. Mudah-mudahan ini menjadi pemantik semangat belajar anak-anak kami,” tutupnya. (Adv)
![]()







