Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono Kasnu, mengatakan keterlibatan UMKM menjadi salah satu hal yang dibahas dalam rangkaian persiapan kegiatan tersebut. Selain mematangkan arena perlombaan dan kegiatan seremonial, panitia juga mempertimbangkan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi.
“Kami juga membahas penyediaan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat berpartisipasi dan memanfaatkan momentum pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut,” ujar Sunggono, Rabu (21/10/2026).
Menurut Sunggono, persiapan MTQ saat ini terus dimatangkan melalui koordinasi antara panitia tingkat kabupaten dan pengurus tingkat provinsi. Sebelumnya, ia bersama pengurus dan panitia MTQ Kukar telah memaparkan rencana penyelenggaraan di hadapan pengurus MTQ provinsi, Kepala Kantor Wilayah, sejumlah dewan hakim, serta pengurus terkait lainnya.
“Kemarin, saya bersama pengurus dan panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat kesempatan untuk memaparkan persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur di hadapan pengurus MTQ provinsi, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), sejumlah dewan hakim atau dewan juri, serta pengurus lainnya,” katanya.
Dari hasil pemaparan tersebut, Sunggono menyebut tidak banyak koreksi yang disampaikan. Meski demikian, panitia tetap perlu memastikan kesiapan yang dilaporkan sesuai dengan kondisi sebenarnya melalui peninjauan lapangan oleh tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur.
“Salah satu poin penting dari silaturahmi dan audiensi tersebut adalah rencana peninjauan lapangan oleh tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 4. Tim tersebut akan memastikan apakah hal-hal yang telah kami laporkan dan presentasikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Sunggono mengatakan persiapan konseptual telah mencapai lebih dari 80 persen. Sementara itu, persiapan fisik dan kebutuhan teknis lainnya terus dikerjakan sesuai tahapan yang memungkinkan. Panitia juga telah merencanakan sejumlah arena untuk mendukung pelaksanaan perlombaan.
Arena utama direncanakan berada di Kantor Bupati Kukar. Selain itu, terdapat tiga arena di kawasan Dispora, ruang serbaguna DPRD, Bappeda, serta beberapa lokasi pendukung lainnya.
“Dari sisi persiapan konseptual, progresnya sudah di atas 80 persen. Adapun persiapan fisik akan menyesuaikan dengan tahapan pekerjaan yang dapat dilaksanakan. Pada prinsipnya, persiapan fisik maupun kegiatan seremonial telah direncanakan dan terus kami upayakan agar berjalan sesuai target,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pada 3 Desember 2026 dengan kedatangan peserta dan pendaftaran. Kegiatan utama direncanakan berlangsung mulai malam 5 Desember hingga sekitar 12 Desember 2026.
“Insyaallah, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 3 Desember, diawali dengan kedatangan peserta dan proses pendaftaran. Sementara itu, kegiatan utama direncanakan dimulai pada malam 5 Desember dan berakhir sekitar 12 Desember,” ujar Sunggono.
Penyediaan ruang bagi UMKM diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk turut meramaikan kegiatan tingkat provinsi tersebut. Namun, teknis pelibatan UMKM, termasuk jumlah tempat usaha, lokasi, dan mekanisme pendaftaran, masih perlu dipastikan oleh panitia.
Sunggono berharap seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga MTQ ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Kukar.(Adv)
![]()







