Potretkata.co, Bontang – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang terpilih sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). SKB Bontang menjadi satu-satunya satuan pendidikan nonformal di Kalimantan Timur yang terpilih dalam program tersebut.
SKB Bontang terpilih bersama 28 Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Penetapan ini menjadi peluang untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sekaligus berbagi praktik baik dengan satuan pendidikan nonformal lainnya.
Pelaksana Harian Kepala SKB Bontang, Putri Widya Pangestika, mengatakan penunjukan tersebut membawa tanggung jawab bagi SKB Bontang untuk menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran di lingkungan pendidikan nonformal.
“SKB Bontang terpilih sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial bersama 28 SPNF lainnya di Indonesia. Kami menjadi satu-satunya SPNF di Kalimantan Timur yang terpilih dalam program ini,” ujar Putri.
Menurutnya, sekolah model diharapkan tidak hanya menerapkan program pembelajaran di lingkungan sendiri, tetapi juga menjadi tempat belajar bersama bagi satuan pendidikan nonformal lainnya.

“Sekolah Model ini diharapkan dapat menjadi role model sekaligus laboratorium pengembangan inovasi pendidikan bagi satuan pendidikan nonformal lainnya, khususnya yang berada di sekitar SKB Bontang,” jelasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi Praktik Baik Program SKB Bontang yang dirangkaikan dengan showcasing atau pameran karya murid. Kegiatan ini menampilkan hasil pembelajaran yang menerapkan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.
Putri menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membagikan pengalaman sekaligus memperlihatkan hasil penerapan program melalui karya murid.
“Dalam kegiatan ini, kami menyampaikan praktik baik program yang sudah dilaksanakan di SKB Bontang. Kami juga menampilkan karya-karya murid sebagai hasil pembelajaran yang mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial,” ungkapnya.
Diseminasi tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Yudil Chatim, yang pernah menjabat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing. Hadir pula pendamping dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Timur, Haerina Januar.
Dalam kegiatan itu, Putri bersama tiga perwakilan pendidik SKB Bontang menyampaikan praktik baik pelaksanaan program. Peserta yang diundang meliputi seluruh kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Bontang serta mitra-mitra SKB Bontang.
Putri menambahkan, pelaksanaan program Sekolah Model mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan inovasi pembelajaran di lingkungan pendidikan nonformal.
“Dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan program ini. Harapannya, praktik baik yang telah dilakukan SKB Bontang dapat dibagikan dan memberikan manfaat bagi satuan pendidikan nonformal lainnya,” tutupnya.
![]()






