Samarinda – Dalam upaya memperkuat demokrasi di daerah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menggelar acara Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke-4 dengan tema “Human Security”. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 3, Bankaltimtara Prioritas Samarinda, Jalan Awang Long, Kelurahan Bugis Kecamatan Samarinda Kota, ini dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh muda, dan mahasiswa pada Minggu, 27 April 2025.
Andi Satya Adi menjelaskan bahwa konsep Human Security mencakup berbagai aspek penting, termasuk rasa aman dalam pendidikan, kesehatan, dan kesenjangan sosial.
“Materi ini sangat bermanfaat sekali, karena membicarakan rasa aman banyak hal,” ujarnya.
Politisi muda dari Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya membuka wawasan masyarakat. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan pemerintah tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial ekonomi dan manusia.
“Saya rasa materi Human Security sangat luas dan bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi juga mengangkat isu serius yang baru-baru ini terjadi di Kota Samarinda, di mana seorang ayah telah memperkosa anak tirinya hingga hamil lima bulan. Ia menekankan perlunya perhatian serius dari Pemerintah Kota Samarinda terhadap keamanan keluarga melalui Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap keamanan keluarga, sebab hal tersebut bagian dari pelindung bagi masyarakat,” pungkasnya.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan dan kesejahteraan, serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan daerah yang lebih baik.
![]()







