SANGATTA – Dukungan dunia usaha terhadap pengembangan pendidikan kembali diwujudkan melalui pembangunan minimarket dan workshop program Dual Track di SMAN 1 Sangatta Selatan. Fasilitas yang didanai melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Kaltim Prima Coal (KPC) tersebut diharapkan menjadi laboratorium pembelajaran bisnis sekaligus memperkuat pendidikan vokasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Peresmian bangunan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, yang mewakili Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. Turut hadir perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kalimantan Timur Paeran, Kepala SMAN 1 Sangatta Selatan Rubito, serta jajaran KPC.
Pembangunan fasilitas dimulai sejak Oktober 2025 melalui sistem swakelola. Dengan luas bangunan utama 6 x 16 meter persegi dan tambahan teras 2 x 2,2 meter persegi, proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp487.740.264 dari dana CSR bidang infrastruktur pendidikan KPC.
Dalam sambutannya, Mulyono mengapresiasi dukungan perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kutim.
“Mewakili Pemkab Kutim, saya mengucapkan terima kasih kepada KPC yang telah memberikan bantuan serta berkontribusi dalam membantu pemerintah guna peningkatan kualitas serta infrastruktur pendidikan. Semoga KPC terus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya di Kutai Timur,” ujar Mulyono.
Ia menilai kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha menjadi salah satu cara mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Pendidikan vokasi dinilai mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi angka pengangguran.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sangatta Selatan Rubito menjelaskan minimarket sekolah akan dimanfaatkan sebagai tempat praktik bagi siswa dalam mengelola usaha ritel, mulai dari pengelolaan stok barang, sistem penjualan, hingga pembelajaran kewirausahaan.
Peresmian fasilitas ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara KPC dan pihak sekolah, dilanjutkan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional minimarket yang akan menjadi bagian dari program Dual Track sekolah.(adv)
![]()







