Rabu, 5 Agustus 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial

‘Cap Jempol Stunting’, Inovasi Atasi Masalah Stunting

Reading Time: 2 mins read
A A
30 Oktober 2024
‘Cap Jempol Stunting’, Inovasi Atasi Masalah Stunting

SANGATTA – Beragam strategi diterapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk menurunkan angka stunting. Salah satu program andalan yang dilakukan adalah “Cap Jempol Stunting” atau Cara Pelayanan Jemput Bola Warga. Program ini melibatkan kunjungan langsung ke posyandu dan daerah-daerah terpencil guna memastikan pelayanan kesehatan dan gizi bagi anak-anak serta keluarga yang rentan terhadap stunting. Program ini menyasar sosialisasi langsung di tingkat kecamatan dan desa, dengan fokus pada remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

“Lewat Cap Jempol Stunting, petugas lapangan bisa langsung berinteraksi dengan keluarga berisiko, memberi edukasi seputar gizi seimbang dan pola asuh sehat. Edukasi yang dekat seperti ini diharapkan mempercepat pemahaman masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting sejak dini,” jelas Achmad Junaidi B Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), yang juga menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB).

Selain “Cap Jempol Stunting”, Pemkab Kutim juga melaksanakan strategi lain seperti pemenuhan gizi seimbang untuk bayi di atas 6 bulan, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan menyusui, program suplemen dan fortifikasi gizi, serta peningkatan akses terhadap sanitasi dan air bersih.

Data terkini mengungkap, prevalensi stunting di Kutim turun dari 29 persen pada 2023 menjadi 16,94 persen pada Juni 2024. Angka ini terus menurun hingga 15,7 persen pada September 2024.

Untuk jumlah keluarga berisiko stunting (KRS) juga terjadi penurunan. Pada Semester II tahun 2023, tercatat ada 19.900 KRS. Jumlah ini turun drastis menjadi 15.576 pada Juni 2024 dan 12.362 pada akhir September 2024.

Selain data KRS, angka anak yang mengalami stunting juga mengalami penurunan. Dari 1.801 pada Juni 2024 menjadi 1.748 pada akhir September 2024. Data ini menunjukkan keberhasilan berbagai program yang telah diterapkan. Namun demikian, TPPS menekankan pentingnya mempertahankan upaya ini secara konsisten.

Kecamatan Muara Bengkal saat ini tercatat memiliki jumlah anak stunting tertinggi (224 anak), sementara Kecamatan Batu Ampar berada di posisi terendah dengan hanya 5 anak. Achmad Junaidi optimistis angka stunting di Kutim dapat terus diturunkan demi mewujudkan Kutim bebas stunting dan generasi emas Indonesia 2045.

Rakor TPPS

Guna memperkuat sinergi dalam menangani isu stunting, Pemkab Kutim kembali menggelar Rapat Koordinasi TPPS. Rakor diikuti sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan PD, mitra kerja Program Bangga Kencana (KKBPK), serta BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) Kabupaten Kutim.

Rakor dipimpin Achmad Junaidi B selaku Sekretaris TPPS, mewakili Pjs Bupati Kutim H Agus Hari Kesuma. Dalam sambutan tertulisnya, Pjs Bupati Kutim menyampaikan rasa syukur dapat kembali berkumpul dalam forum penting ini. Dia menekankan agar koordinasi lintas sektor dapat terus ditingkatkan guna mengoptimalkan penyusunan Peraturan Bupati tentang Percepatan Penurunan Stunting (PPS) tahun 2024.

“Sinergi yang kuat sangat dibutuhkan agar regulasi ini dapat menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga desa dalam upaya menurunkan prevalensi stunting,” ujar Agus seraya mengajak seluruh pihak berkomitmen penuh dalam mewujudkan Kutim bebas stunting. (*)

Loading

Share160SendShareSend
Leave Comment

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

Jarwasnaba Dibentuk, BNN dan PKK Perkuat Pencegahan Narkoba di Desa Marukangan

Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau Wilayah Terpencil Sandaran, Permudah Akses Kesehatan Warga

Ekonomi Nontambang Kutai Timur Menguat, Hilirisasi Jadi Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim Sinkronkan Program Hilirisasi untuk Perluas Ekspor Produk Unggulan

Pemkab Kutai Timur Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bergerak untuk Jangkau Wilayah Terpencil

Pemkab Kutai Timur Harap Penerima Beasiswa Kembali Bangun Daerah Setelah Lulus

Kuota Jamkesprov Kutim Dipangkas 24.680 Jiwa, DPRD Kaltim Soroti Dampak Fiskal

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

2 Agustus 2026

Jarwasnaba Dibentuk, BNN dan PKK Perkuat Pencegahan Narkoba di Desa Marukangan

2 Agustus 2026

Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau Wilayah Terpencil Sandaran, Permudah Akses Kesehatan Warga

2 Agustus 2026

Ekonomi Nontambang Kutai Timur Menguat, Hilirisasi Jadi Strategi Pembangunan Berkelanjutan

1 Agustus 2026

Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim Sinkronkan Program Hilirisasi untuk Perluas Ekspor Produk Unggulan

1 Agustus 2026

Pemkab Kutai Timur Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bergerak untuk Jangkau Wilayah Terpencil

1 Agustus 2026

Terpopuler

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pengasuhan bagi Anak Rentan di Kutai Timur

2 Agustus 2026
Ekonomi Nontambang Kutai Timur Menguat, Hilirisasi Jadi Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Ekonomi Nontambang Kutai Timur Menguat, Hilirisasi Jadi Strategi Pembangunan Berkelanjutan

1 Agustus 2026
Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim Sinkronkan Program Hilirisasi untuk Perluas Ekspor Produk Unggulan

Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim Sinkronkan Program Hilirisasi untuk Perluas Ekspor Produk Unggulan

1 Agustus 2026
Pemkab Kutai Timur Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bergerak untuk Jangkau Wilayah Terpencil

Pemkab Kutai Timur Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bergerak untuk Jangkau Wilayah Terpencil

1 Agustus 2026
Pemkab Kutai Timur Harap Penerima Beasiswa Kembali Bangun Daerah Setelah Lulus

Pemkab Kutai Timur Harap Penerima Beasiswa Kembali Bangun Daerah Setelah Lulus

31 Juli 2026
Kuota Jamkesprov Kutim Dipangkas 24.680 Jiwa, DPRD Kaltim Soroti Dampak Fiskal

Kuota Jamkesprov Kutim Dipangkas 24.680 Jiwa, DPRD Kaltim Soroti Dampak Fiskal

31 Juli 2026

Topik Populer

Adv (313) Agus Haris wakil wali kota Bontang (13) Agus Haris wakil walikota Bontang (9) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (17) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda (8) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (13) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (31) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (53) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (12) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (64) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (82) PendidikanBontang (162) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (13) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post

Program Pembekalan Wirausahawan Jadi Momen Siapkan Masa Depan

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra