Potretkata.co, Bontang – Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang sejak pukul 18.40 Wita, Senin (15/9/2025), kembali menimbulkan genangan di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di kawasan Perumahan Bukit Sintuk, Kelurahan Belimbing. Beberapa rumah warga dilaporkan tergenang air.
Anugrah, salah seorang warga RT 42 yang menjadi korban banjir, mengatakan air tiba-tiba meluap dan masuk ke dalam rumahnya. Ketinggian air sempat mencapai mata kaki, membuat ia dan keluarga harus mengamankan sejumlah barang ke tempat yang lebih tinggi.
“Air datang cepat sekali. Baru sebentar hujan deras, langsung masuk ke rumah,” ujarnya.
Menurut ketua RT 42, Sri Wahyuni, persoalan banjir di kawasan ini bukan hal baru. Mereka sudah lebih dari 10 tahun menyampaikan aspirasi melalui berbagai forum, mulai dari musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) hingga laporan ke pihak kelurahan.
Warga menilai penyebab utama banjir adalah saluran air yang tidak mampu menampung debit hujan. Meski sudah ada pembangunan parit, namun kapasitasnya kecil dan belum menyelesaikan masalah. Gorong-gorong di bundaran Sintuk juga dianggap terlalu sempit sehingga air tersumbat dan meluber ke kawasan pemukiman.
“Sudah dibangun parit, tapi ukurannya kecil. Kalau hujan deras, tetap tidak bisa menampung air. Air numpuk di bundaran karena gorong-gorongnya sempit,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebenarnya masih ada proyek pembangunan parit yang sedang berjalan, namun bukan saluran utama. Padahal, menurutnya, penyelesaian persoalan banjir membutuhkan pembangunan parit besar yang menghubungkan kawasan Mandiri dan Vanny Cluster sebagai jalur utama aliran air.
“Kami dengar kalau parit utama itu anggarannya besar, biasanya dari provinsi. Sementara kalau dari kelurahan anggarannya terbatas, paling hanya sekitar Rp200 juta, jadi parit kecil saja yang bisa dibuat,” ucapnya.
Banjir di Bukit Sintuk tidak hanya dipicu oleh keterbatasan drainase, tetapi juga akibat kiriman air dari kawasan sekitar seperti RT 41, RT 40, SMAN 3, hingga SPBU Km 3. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan membangun saluran utama yang lebih besar agar permasalahan banjir ini bisa segera diatasi.
![]()







