Potretkata.co, Bontang – BKPSDM Kota Bontang tengah menyusun Human Capital Development Plan (HCDP) sebagai strategi jangka menengah dan panjang dalam pengelolaan SDM aparatur. Dokumen ini akan menjadi peta jalan pengembangan ASN agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan bahwa HCDP dirancang untuk mengintegrasikan hasil pemetaan kompetensi, kebutuhan jabatan, serta proyeksi suksesi secara sistematis. Dengan pendekatan ini, pengembangan ASN tidak lagi bersifat reaktif, melainkan direncanakan secara terukur dan berbasis data.
HCDP akan disinergikan dengan Individual Development Plan (IDP) masing-masing ASN. Artinya, pengembangan tidak dilakukan secara umum, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan spesifik individu serta potensi jabatan yang akan diisi di masa mendatang.
Menurut Sudi, penguatan manajemen talenta menjadi kunci menjaga profesionalitas birokrasi. Tanpa perencanaan pengembangan yang sistematis, organisasi berisiko mengalami stagnasi kompetensi dan kekosongan kepemimpinan di masa depan.
“Pengembangan kompetensi harus terencana, terukur, dan berkelanjutan agar ASN mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks,” ujarnya kepada media ini, Senin (2/3/2026).
BKPSDM dapat memastikan setiap program pelatihan, peningkatan kapasitas, maupun rotasi jabatan benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja organisasi.
“Dengan demikian, peta jalan pengembangan ASN tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga instrumen pengendali mutu dalam menciptakan birokrasi yang adaptif dan berdaya saing,” tutupnya. (Rae)
![]()







