Potretkata.co, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat transformasi digital di sektor kepegawaian melalui optimalisasi aplikasi MyASN. Aplikasi yang terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini kini menjadi tulang punggung pengelolaan data ASN di daerah.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan MyASN bukan sekadar aplikasi pendukung, melainkan fondasi utama manajemen ASN modern yang menuntut kecepatan, akurasi, dan transparansi data.
“Melalui MyASN, pengelolaan kepegawaian tidak lagi berbasis berkas fisik. Semua data ASN terintegrasi dan bisa diperbarui secara mandiri,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, MyASN memungkinkan ASN mengakses data pribadi, riwayat jabatan, pendidikan, hingga rekam jejak kepegawaian secara langsung. Integrasi dengan sistem pusat membuat data ASN di daerah dan nasional lebih seragam serta meminimalisir perbedaan data.
Menurut dia, transformasi digital ini berdampak langsung pada efektivitas pengambilan kebijakan kepegawaian. Data MyASN telah digunakan sebagai rujukan utama dalam verifikasi data, penyusunan kebutuhan formasi, hingga sinkronisasi dengan aplikasi kinerja ASN.
“Ke depan, kebijakan kepegawaian tidak lagi berbasis asumsi, tapi berbasis data yang tervalidasi,” tegasnya.
BKPSDM Bontang menilai keberhasilan transformasi digital kepegawaian tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh partisipasi aktif ASN dalam menjaga validitas datanya masing-masing. (Rae)
![]()







