Kukar – Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, berencana melaksanakan program pelatihan bagi ibu-ibu PKK dan guru ngaji sebagai upaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat di tahun 2025.
Program ini difokuskan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar masyarakat lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa.
“Kami ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan guru ngaji, memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjalankan perannya di masyarakat,” ujar Martin, Rabu (26/3/2025).
Pelatihan yang akan diberikan meliputi public speaking, pola asuh anak, dan peningkatan kapasitas guru ngaji. Public speaking ditujukan agar anggota PKK lebih percaya diri dalam menyampaikan informasi di depan umum, sedangkan pelatihan pola asuh anak diharapkan membantu ibu-ibu dalam mendidik anak secara efektif.
Untuk guru ngaji, pelatihan akan difokuskan pada peningkatan kompetensi pengajaran agar pembelajaran agama di masjid dan musala lebih terstandar.
“Kami ingin para guru ngaji mampu memberikan pengajaran yang baik sehingga bisa mencetak generasi muda yang berakhlak dan berilmu,” tambah Martin.
Selain pelatihan, pemerintah desa juga berencana memberikan bantuan berupa seragam dan perangkat wireless untuk mendukung aktivitas majelis taklim.
Martin menargetkan seluruh program pelatihan ini bisa terlaksana sebelum bulan Juni, sejalan dengan proses pencairan Dana Desa.
“Kami berharap program ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan desa, baik di bidang sosial maupun keagamaan,” tutupnya.(Adv)
![]()







