SANGATTA – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim) H M Agus Hari Kesuma yakin salah satu faktor sukses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November mendatang ada pada kecepatan dan ketepatan data. Untuk itu, pihaknya mengajak semua pihak, khususnya Dinas Komunikasi Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) selalu bekerja dengan baik, terutama saat penghitungan suara yang sangat krusial.
“Ada beberapa tugas utama yang harus kita persiapkan jelang hajatan nasional Pilkada serentak akhir November mendatang. Selain memastikan situasi yang kondusif, juga terkait dengan teknologi informasi (IT). Ini penting, mengingat kecepatan dan akurasi data yang harus disajikan oleh penyelenggara pemilu, termasuk pemerintah melalui Diskominfo Staper,” ujar Agus didampingi Kadis Kominfo Perstik Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian saat memimpin rapat koordinasi dengan camat se-Kutim melalui daring Zoom.
Agus memberikan apresiasi kepada jajaran Diskominfo Staper yang telah mempersiapkan perangkat komunikasi dengan baik. Dengan demikian, semua wilayah di Kutim dapat memperoleh informasi secara cepat dan tepat.
Dalam rapat itu, Agus juga meminta laporan dari para camat tentang kesiapan mereka menyukseskan pesta demokrasi. Menurut para camat, persiapan di lapangan berjalan baik, termasuk distribusi logistik ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Para camat telah melaporkan, hingga saat ini tidak ada kendala berarti di lapangan terkait tahapan persiapan Pilkada serentak ini, terutama distribusi logistik ke daerah yang sulit terjangkau. Namun, saya ingatkan untuk tetap berjaga-jaga agar proses ini berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya di hadapan Sekretaris Diskominfo Perstik Rasyid, Camat Sangatta Utara Hasdiah dan Camat Sangatta Selatan Abbas.
Agus juga kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk netral dalam Pilkada. Menurut Agus, di era media sosial seperti sekarang, pelanggaran sekecil apapun bisa diketahui dan dilaporkan. Untuk itu, dirinya mewanti-wanti semua ASN agar menjaga sikap baik di lapangan maupun dunia maya.
“Pada pertemuan ini, saya ingatkan kembali untuk para camat dan seluruh perangkat kecamatan menjaga netralitas ASN pada Pilkada serentak ini. Jangan sampai ada tuduhan-tuduhan atau miskomunikasi di masyarakat yang bisa mengganggu kelancaran proses demokrasi ini,” tegasnya. (*)
![]()






