JAKARTA – Kontingen Kutai Timur (Kutim) ambil bagian dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan bagi Pramuka Penggalang untuk mengembangkan karakter, keterampilan, kemandirian dan persaudaraan.
Jamnas XII dibuka melalui upacara yang dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir belum lama ini. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan hadir mewakili Bupati Kutim dalam kegiatan tersebut.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim Asti Mazar Bulang turut hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada kontingen daerah.
Sebanyak 20 orang menjadi bagian dari kontingen Kutim. Jumlah tersebut terdiri atas 16 peserta Pramuka Penggalang, dua pembina pendamping dan dua perwakilan kontingen.
Peserta terbagi dalam Regu Enggang yang beranggotakan delapan putra dan Regu Ulin dengan delapan putri.
Basuki mengatakan Jamnas memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus memperluas persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai daerah.
“Keikutsertaan kontingen Kutim dalam Jamnas XII 2026 merupakan kesempatan berharga bagi para peserta untuk menambah pengalaman, memperluas persaudaraan, sekaligus mengembangkan karakter dan kemandirian,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap keberangkatan kontingen Kutim. Basuki juga mengingatkan peserta untuk menjaga amanah dan nama baik daerah.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan Pramuka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kemandirian, kemampuan bekerja sama dan rasa tanggung jawab.
“Menjadi Pramuka itu bagian dari kita ikut membangun bangsa karena kita belajar mandiri, bisa berkarya, dan bisa bermanfaat untuk semua,” ungkapnya.
Jamnas XII 2026 mempertemukan ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah Indonesia. Selain menjadi kegiatan perkemahan nasional, agenda tersebut menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan dan persaudaraan.
Kegiatan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Tema tersebut mendorong peserta untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan sekaligus membangun kemandirian.
Basuki berharap pengalaman selama Jamnas dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan.(ADV/prokopim/Kutim)
![]()







